Kanwil Kemenag Malut Gelar Bimtek Simkah

oleh -37 views
Link Banner

Porostimur.com | Ternate: Dalam upaya meningkatkan kompetensi operator pada penguasaan pelayanan pencatatan nikah elektronik, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara, dalam hal ini Program Bimbingan Masyarakat Islam menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) yang dibuka secara resmi oleh Kakanwil, H. Sarbin Sehe pada hari Selasa (12/01/2021) di Ballroom Hotel Muara Ternate.

Sebanyak 40 (empat puluh) orang Operator Simkah dari puluhan KUA ikut serta dalam Bimtek. Kegiatan rutin tahunan yang bertujuan meningkatkan pelayanan pencatatan nikah berbasis elektronik tersebut, direncanakan berlangsung selama tiga hari dan berakhir pada tanggal 14 Januari 2021. Adapun pemateri diambil dari praktisi Simkah di internal maupun eksternal Kementerian Agama.

Baca Juga  Misteri Buku Merah: Antara Novel, Tito, dan Pertemuan Pattimura

Dalam sambutannya sebelum membuka Bimtek Simkah, Kakanwil H. Sarbin Sehe menjelaskan bahwa pelayanan berbasis teknologi informasi telah menjadi kebutuhan bagi masyarakat dalam mendapatkan akses pelayanan dengan mudah, akurat dan terintegrasi. Sejalan dengan perjalanan waktu Simkah telah mengembangkan diri dalam manajemen pelayanan pencatatan nikah yakni terintegrasi dengan basic data Pencatatan Sipil dan dapat diakses secara online maupun offline oleh operator saat memberikan pelayanan.

Oleh sebab itu dengan kemudahan-kemudahan Simkah maka seluruh KUA khususnya di Maluku Utara, diharapkan untuk menggunakannya dalam proses pelayanan nikah kepada masyarakat. “Tidak ada lagi alasan KUA yang wilayahnya yang belum ada sinyal data, tidak menggunakan Simkah”, tegas H. Sarbin.

Kakanwil mengingatkan kepada Kepala KUA, terutama yang belum menggunakan Simkah dalam pelayanan nikah, untuk memiliki SDM yang memahami serta menguasai dengan baik dan benar penggunaan aplikasi Simkah baik online maupun offline.

Baca Juga  Walikota Tikep Positif Covid-19. Total Kasus Positif di Malut Jadi 128 Orang, 6 Wafat, 21 Sembuh

Selain itu Kakanwil mengharapkan kepada Operator Simkah mampu memvalidasi data dengan benar saat melakukan penginputan data-data yang dibutuhkan dalam aplikasi Simkah. Karena data yang valid sangat diperlukan dalam keberhasilan proses pencatatan nikah secara elektronik.

Terakhir H. Sarbin menginginkan suatu saat nanti Simkah telah dijalankan di seluruh KUA di Provinsi Maluku Utara dan semuanya telah terintegrasi dengan data kependudukan dari Dukcapil melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK). Hal tersebut tentunya sangat memberikan kemudahan dalam penginputan data calon pengantin dan tentunya kebenaran dari data tersebut. (alfian/inmas)