Kanwil Kemenag Malut Gelar Kegiatan Deteksi Dini dan Identifikasi Paham Keagamaan di Halbar

oleh -24 views
Link Banner

Porostimur.com | Halbar: Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara melalui Bidang Bimas Islam menggelar Kegiatan Deteksi dini dan Identifikasi Paham Keagamaan, yang dilaksanakan di KUA Kecamatan Jailolo Selatan Kabupaten Halmahera Barat pada Kamis (6/2/2020)

Kegiatan yang berlangsung selama 1 hari tersebut di buka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara H. Sarbin Sehe yang diikuti 30 orang peserta yang terdiri dari keterwakilan unsur tokoh Agama, Ormas Islam, tokoh pemuda serta penyuluh Agama Islam Non PNS se kecamatan Jailolo Selatan

Kakanwil H. Sarbin Sehe dalam sambutannya mengatakan ada sejumlah persoalan bangsa berkaitan dengan bidang keagamaan yang perlu mendapatkan perhatian bersama baik itu, pemerintah, tokoh agama maupun tokoh masyarakat, Di antaranya soal radikalisme, ajaran sesat atau menyimpang, ujaran kebencian, kurangnya pemahaman dan pengamalan ajaran agama dan maraknya penyebaran hoax.

Baca Juga  Barnabas Orno Sesalkan Pemberitaan Soal Pematangan Lahan Tiakur Oleh Salah Satu Media di Maluku

Menurut Kakanwil, radikalisme yang membuka ruang terjadinya tindakan terorisme, adalah akibat dari pemahaman ajaran agama yang sempit dan keliru dari pemeluknya

Link Banner

“Agama apapun di muka bumi ini, mengajarkan kepada umatnya tentang pentingnya kedamaian, Sebab agama itu tujuannya mencerahkan, bukan meresahkan.  Begitu juga dengan agama Islam sebagai agama rahmatan lil alamin, yang mengajarkan nilai-nilai kebersamaan dan kedamaian,” terangnya.

Untuk itu, H. Sarbin mengajak tokoh  agama dan pengurus Ormas Islam, agar terus memberikan pemahaman moderasi beragama kepada masyarakat dan memberikan Informasi apabila terdapat faham keagamaan yang menyimpang di sekitar lingkungannya

Sebagai langka antisipasi dalam meminimalisir pencegahan maraknya pemahaman ajaran Agama di tengah- tengah masyarakat, Kakanwil menjelaskan beberapa langka-langka yang harus dilakukan diantaranya,
Peningkatan pengetahuan ajaran Agama pada pendidikan formal dan non formal, peningkatan nilai nilai ibadah dalam kehidupan masyarakat serta terus melakukan penguatan dan peningkatan peran penyuluh Agama Islam Non PNS di tengah- tengah Masyarakat

Pada kesempatan tersebut Kakanwil  juga meminta para tokoh agama dan pengurus Ormas Islam menjadikan terorisme, radikalisme, dan hoax sebagai musuh bersama yang harus diperangi serta tidak mempertentangkan Pancasila dengan Agama

Baca Juga  TNI AL Tangkap Pembajak KM Mina Sejati. Begini Cerita Ngerinya

Terpisah, penanggung jawab kegiatan H. Salmin A.Kadir yang juga sebagai penanggung jawab kegiatan usai pembukaan mengatakan, kegiatan yang dilaksankan ini bertujuan mendeteksi secara dini kehadiran paham keagamaan sesat di tengah-tengah masyarakat serta pola penanganannya.

Menurut Salmin, dipilihnya tokoh Agma, tokoh pemuda dan pimpinan ormas Islam sebagi peserta karena para tokoh tersebut lebih dekat dengan umat serta memiliki kemampuan berinteraksi dengan masyarakat.

Untuk di ketahui bahwa kegiatan ini juga diisi dengan beberapa materi dintaranya materi yang disampaikan oleh Kakanwil Kemenag Malut H. Sarbin Sehe, Kabid Bimas Islam H. Salmin A. Kadir, Kakakemenag Halbar H. Hasbullah Tahir serta Ketua MUI Halbar, Mujain Patty (adhy/inmas)