Saat dijadwalkan akan berangkat, kapal ferry tersebut lantas merapat atau bersandar ke dermaga guna melakukan pemuatan penumpang.
“Kapal itu tadi berlabuh, jadi mau bersandar di dermaga 2 untuk ambil penumpang tujuan Sofifi.” Kata Fachry kepada kalesang.id.
Sejauh ini, lanjutnya, pihaknya belum mengetahui pasti sebab kapal menabrak pelabuhan. Namun diduga ada masalah dari kapal, sehingga terjadilah insiden tersebut.
“Tadi itu saya lihat kapal lumayan laju, tidak menurun kecepatannya. Kejadiannya sekira pukul 15.48 WIT,” ujarnya.
Atas insiden tersebut, ASDP Ternate mengalami kerugian besar ditaksir mencapai puluhan miliar. Sementara operasional penyeberangan dipastikan akan terganggu lantaran dermaga I rusak. Kini hanya memiliki satu dermaga untuk kapal yakni dermaga II.
“Alhamdulillah tidak ada korban dalam peristiwa ini. Karena kami di sini korban yang rusak sarana prasarana, nanti untuk lebih jelas soal penyebab kami serahkan sepenuhnya penyelidikan kepada pihak berwenang,” ucapnya. (Amirudin Irsad)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News










