Kapal Soechi Nyaris Tenggelam di Perairan Maluku

oleh -96 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kapal tanker MT Andriana XX milik PT Soechi Lines Tbk (Soechi) bermuatan BBM jenis Cerosine sebanyak 402.659 liter dan Bio Solar 305.578 liter, ini nyaris tenggelam setelah kamar mesinnya dipenuhi air. Kapal Soechi tersebut hendak menuju Sanana, Maluku Utara, tenggelam di perairan Utara Pulau Buru, Maluku.

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin, mengatakan, kapal mengalami kebocoran karena kerusakan pada seachest pump room. Akibatnya, air masuk di kamar mesin, sehingga tidak dapat dioperasikan.

“Kapal saat ini dalam kondisi black out serta kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan,” kata Muslimin dalam siaran pers yang diterima di Ambon, Kamis (13/2/2020).

Kapal Soechi memang tidak jarang bermasalah. Dari tabrakan, pencurian minyak, terbakar hingga menumpahkan minyak di perairan Parepare.

Link Banner

Berikut adalah deretan kecelakaan dan perkara kapal Soechi yang diketahui media:

19 Mei 2010 – Soechi XIX menabrak KM Dian No. 1 sampai tenggelam Soechi Chemical XIX tiba-tiba merubah haluan dan menabrak KM Dian No. 1 dengan kecepatan penuh yang mengakibatkan tenggelamnya KM Dian No. 1. Hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi menyimpulkan, “kurangnya kecakapan pelaut dari Perwira Jaga MT. Soechi Chemical XIX, terutama dalam penerapan Peraturan Pencegahan Tubrukan di Laut (P2TL)”, menjadi salah satu penyebab tabrakan.

Baca Juga  Wakapolda Maluku sambangi korban penikaman di Desa Waai

13 Oktober 2010 – MT Angelia XVI ditangkap oleh kapal patrol Polri karena “kencing”. MT Angelia XVI yang disewa Pertamina tertangkap di perairan Kalimantan Selatan tanggal 13 Oktober 2010 karena “kencing minyak”. Saat ditangkap, kapal yang dinakhodai Edy Anwar bersama 20 awak tersebut sedang membawa 8,2 juta barel solar serta 15,8 juta barel premium.

27 Agustus 2012 – Soechi Lesmana terbakar di 2 Orang Tewas 2 Kritis MT Soechi Lesmana yang disewa Pertamina meledak dan terbakar. Akibat ledakan tersebut, dua orang, Irwan dan Boas Fernando tewas setelah mengalami luka bakar. Kapal MT Soechi Lesmana sedang membawa 6.000 ton solar dan premium. Kapal terbakar di perairan Mamuju saat bertolak dari Pelabuhan Parepare, menuju Pelabuhan Donggala. Pada tanggal 31 Agustus 2012, kapal ditemukan terdampar di perairan Orobatu, 10 mil arah barat Kota Mamuju.

3 Desember 2012 – Penyelundupan BBM Soechi Anindya Kapal Soechi bernama MT Soechi Anindya yang dikontrak Pertamina membawa minyak dari Terminal Pertamina di Pulau Sambu, menuju Belawan. Dalam perjalanan, kapal berbelok arah ke perairan Malaysia. Di kawasan perbatasan, 300 ton muatan BBM secara illegal dipompa keluar dari kargo MT Soechi Anindya ke kapal MT Fulfill.

Baca Juga  BMKG: Hari Ini dan Besok Maluku dan Sejumlah Daerah di Indonesia Diguyur Hujan Lebat

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kepulauan Riau Ahmad Rofiq mengungkapkan, “ABK (MT Soechi Anindya) mengakui sudah tiga kali menyelundupkan MFO yang seharusnya untuk pembangkit listrik”. Malahan, menurut Direktur Jenderal Bea Cukai Agung Kuswandono, Soechi Anindya ini diduga sudah berulang kali menyelundupkan BBM.

28 Januari 2014 – MT Soechi Chemical VII menabrak KMP Jatra III Soechi Chemical VII yang disewa Pertamina mengalami kecelakaan di Selat Sunda dimana terjadi tabrakan antara Soechi Chemical VII dan KMP Jatra III.

10 Februari 2015 – Arenza XXVII ditahan di Singapura Very Large Crude Carrier (VLCC) Arenza XXVII milik Soechi yang disewa Pertamina di tahan di perairan Singapura karena tidak membayar hutang senilai 1,7 juta dolar Singapura terkait pembelian BBM antara kapal perseroan dengan perusahaan penjual BBM Sentek Marine & Trading Pte. Ltd.

26 April 2015 – Soechi Chemical I terhempas dan hampir menabrak Hotel di Selat Sunda. Kapal Soechi Chemical I yang disewa Pertamina kandas di perairan Merak, Provinsi Banten dan hampir menabrak Hotel Merak Beach. Bahkan diketahui jarak antara mobil hotel dan kapal kandas hanya sekitar 10 meter. Setelah kandas, kapal tersangkut di permukaan karang di sekitar pantai hotel.

Baca Juga  Lagi, 'Tangan Tuhan' Maradona Tawarkan Bantuan untuk Sepak Bola Argentina

21 Desember 2015 – Alisa XVII mogok dan kandas di Pacitan Alisa XVII yang disewa Pertamina terdampar di perairan Pacitan karena mengalami mati mesin. “Kapal itu sedang dalam perjalanan dari Surabaya menuju Cilacap dan mengalami mati mesin sehingga terdampar di sini,” terang Kanit Satpolair Pacitan, Bripka Indro Wibowo.

29 November 2017 – SC Warrior L terbakar di China Kapal Aframax SC Warrior L milik Soechi yang disewa Pertamina mengalami kebakaran di Guang Zhou, China. Peristiwa itu mengakibatkan 4 awak kapal luka parah dan 11 lainnya luka.

10 Januari 2019 – Solar tumpah dari kapal Golden Pearl XIV di perairan ParepareKejadian terakhir dialami oleh Golden Pearl XIV yang disewa Pertamina. Kapal berukuran 6.715 DWT ini bocor dan menumpahkan solar di perairan Parepare. (red/rtm/ici)