Kapendam XVI/Pattimura Resmi Dijabat Putera Maluku

oleh -976 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Marga Taufiq memimipin serah terima jabatan (Sertijab) 7 pejabat utama, bertempat di Baileo Slamet Riyadi Korem 151/Binaiya, Jln Ahmad Yani Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Selasa (7/7/2020).

Salah satu pejabat yang diserah terimakan adalah Kapendam XVI/Pattimura. Kapendam XVI/Pattimura kini dijabat oleh Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan.

Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan merupakan Putera Maluku kelahiran Ambon  3 Januari 1975 Lulusan Akmil 97.

Sebelumnya, Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan menjabat sebagai Dandim 1207/BS Pontianak Kodam XII/TPR. Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan memulai karir sebagai Perwira TNI AD sejak mendaftar calon Taruna Akmil tahun 1994 di Ambon.

Link Banner

Usai pendidikan Akmil dengan kecabangan Armed dan berpangkat Letnan Dua, perjalanan karir Kolonel Arm Stefie Jantje Nuhujanan dimulai saat berdinas di Yon Armed 3 Magelang, Jawa Tengah. Kemudian saat berpangkat Kapten sebagai Pasiops Kodim Cilacap, Jawa Tengah.

Baca Juga  Malam Minggu, giliran Batu Gantong yang ”reseh”

Ketika berpangkat Mayor, Kolonel Stefie ditugaskan di Jasdam XVII/Cedrawasih Jaya pura dan Korem 171 Sorong. Kemudian selesai Pendidikan Seskoad tahun 2021, menjabat sebagai Kasiter Korem 051 Jaktim.

Karirnya terus menanjak dan dipercaya menjabat sebagai Danyon Armed-7 Tak lama kemudian dengan pangkat Letkol dipromosikan sebagai Dandim Jakarta Utara pada tahun 2016.

Setelah itu ditarik menjadi Pabandya Sterad di Mabesad. Pada tahun 2019 dipromosikan menjadi Dandim 1207/BS.

Meski putera asli Maluku, Nuhujanan baru saja menjabat atau bertugas di Kodam XVI/Pattimura. Namun Kolonel Stefie pernah mempunyai pengalaman tugas pengamanan konflik horisontal di Maluku yaitu di Namlea pada tahun 2001-2002.

“Sejatinya tugas rumah putera daerah adalah mempertahankan eksitensi kearifan lokal daerahnya yang telah diwariskan leluhur, dibantu dengan seluruh komponen masyarakat yang ada tanpa melihat popularitas, jabatan dll yang merusak kearifan lokal demi kepentingan segelintir orang”, ujar Kapendam Kolonel Stefie Jantje Nuhujanan.

Baca Juga  Cegah Corona, Pelabuhan Laiwui Obi Induk Dipantau Ketat Tim Satgus Covid-19

“Sejatinya Putera Daerah adalah Berfikir Global, Bertindak Lokal”, tutup Kapendam. (keket)