Kapitang Aksi Kalesang Maluku Nilai Pemberian Gelar Adat Bagi Murad Ismail Pelecehan Adat dan Budaya

oleh -3,112 views

“Ini tidak sesuai dengan adat istiadat, yang hendak jadi latu seharusnya orang yang punya wewenang di Maluku, siapapun dia yang mau jadi latu dengan syarat harus punya mata rumah, punya teong, dan punya negeri. Beta menilai Murad dan istrinya tidak layak, karena bukan orang asli Maluku, yang seng pung mata rumah seng pung teong. Satu yang beta mau pesan tau diri mundur Jang talalu galojo, Jang rampas orang pung hak milik,” Imbuh aktivis yang konsern terhadap budaya di Maluku tersebut.

Faubun juga menyatakan, protes terhadap segala bentuk pelecehan seksual terhadap perempuan, baik secara langsung maupun secara verbal.

“Pada kesempatan ini, kami minta Bareskrim Polda Maluku dan juga badan kehormatan (BK) DPRD SBT segera memproses kadernya atas nama Jordis Rumahsoal yang melakukan pelecehan verbal terhadap aktivis PMKRI Cabang Jakarta Pusat,” pintanya.

Baca Juga  Permanusa Minta Kejati Maluku, Usut Dugaan Korupsi Jalan Ruas Lingkar Manipa

Vigel juga meminta kepada PDI-Perjuangan Maluku agar segera merespon laporan yang yang sudah dilayangkan, dengan mengadakan sidang kode etik terhadap oknum anggota DPRD SBT Jordis Rumahsoal, asal fraksi PDI-Perjuangan.

“Kami juga mendesak Kapolres SBT melakukan pemeriksaan duggan kasus pemerkosaan yang dialami salah satu siswa madrasah Tsansiwa Bula,” pungkas Faubun. (Vera)

No More Posts Available.

No more pages to load.