Kapolda dan Sekda Maluku Duduk Bacarita Kamtibmas

oleh -32 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kapolda Maluku Irjen Pol Drs. Refdi Andri, M.Si, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Maluku, Kasrul Selang, duduk bacarita (bercerita) tentang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Didampingi Wakapolda Brigjen Pol Drs. Jan de Fretes MM, Direktur Intelkam, Kabid Humas Polda Maluku dan Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, serta Kadis Pariwisata Maluku, duduk bacarita kamtibmas berlangsung di ruang kerja Kapolda, Mapolda Maluku, Kota Ambon, Senin (8/3/2021).

Kapolda pada kesempatan itu mengakui, setiap perkara pidana atau pelanggaran yang terjadi hingga menimbulkan gangguan kamtibmas, banyak disebabkan karena persoalan minuman keras (miras).

Selain miras, gangguan kamtibmas yang terjadi di wilayah Maluku, juga akibat masalah sengketa tanah atau tapal batas. Persoalan ini yang kerap menjadi pemicu hingga terjadi bakulempar sampai pada aksi pembakaran rumah penduduk.

Link Banner

Orang nomor 1 Polda Maluku ini juga menyinggung terkait persoalan kesehatan. Ia mengaku masih mendapati warga yang tidak taat protokol kesehatan seperti di tempat wisata, khususnya di pantai Natsepa.

Baca Juga  GM PLN Maluku Malut Temui Kapolda

“Untuk persoalan wisata natsepa sangat tidak nyaman karena pedagangnya tidak taat protokol kesehatan. Para pedagang tidak menggunakan masker,” kata Kapolda menyesalkan.

Di tempat yang sama, Sekda Maluku Kasrul Selang, mengaku, persoalan yang menjadi sengketa tapal batas sekarang yaitu antara Seram Bagian Barat dan Maluku Tengah.

“Kebanyakan juga menjadi potensi kerawanan yaitu dusun yang mau mekar menjdi desa akhirnya terjadi konflik dengan desa,” kata dia.

Ia juga menyinggung mengenai persoalan limbah medis. Di mana, hingga saat ini Pemerintah Provinsi Maluku belum memiliki tempat pembuangan limbah medis tersebut.

“Kita tidak ada tempat pembuangan di Maluku, limbahnya kita kirim ke luar Maluku untuk dimusnahkan,” ungkapnya.

Baca Juga  Seleksi Taruna Akpol 2021 Dimulai, Ini Penekanan Kapolda Maluku

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Maluku, Marcus J Pattinama, menanggapi pernyataan Kapolda terkait persoalan di pantai Natsepa. Pihaknya, akan menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Dan kami infokan kepada Pak Kapolda bahwa kami akan mendapakan bantuan Bis Laut untuk dioperasikan di laut Maluku yang dikirim dari pusat,” katanya.

Direktur Intelkam Polda Maluku Kombes Pol Yosef Sriyono Joko Handono,  menambahkan, potensi kerawanan yang menjadi perhatian juga terkait persoalan Raja.

“Potensi kerawanan juga mengenai persoalan Raja di desa desa di Maluku. Data kita yang masuk potensi kerawanan sangat tinggi,” tandasnya. (valen)