Kapolda inspeksi pengamanan ibadah Minggu di Kota Ambon

oleh -32 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Gaya blusukan ala Joko Widodo (Jokowi) ternyata menjadi inspirasi banyak pimpinan, bukan saja pemerintahan, tapi juga kepolisian.

Gaya blusukan Jkowi yang suka meninjau lokasi secara diam-diam, juga diterapkan Kapolda Maluku, Irjen Pol Andap Budhi Revianto,S.IK, saat menginspeksi pengamanan sejumlah gereja di Kota Ambon saat pelaksanaan ibadah, Minggu (29/4).

Bahkan, saat Revianto melakukan inspeksi, tidak ada kawalan khusus dari anggota serta tanpa kendaraan dinas dan pengawalan fore rider.

Kedatangan Revianto secara diam-diam menggunakan sepeda ini, sontak memberikan kejutan tersendiri bagi anggota Polda Maluku yang sementara berdinas mengamankan peribadahan di gereja.

Link Banner

Salah satu lokasi inspeksi Revvianto bersama beberapa perwiranya yakni di Gereja Silo Ambon.

Baca Juga  LSM Rorano dan Media Partner Beri Dukungan Tenaga Medis di Ternate

Sambil mengayuh sepedanya, Revianto merapat di depan gereja, seraya mendekati 2 orang Polwan berhijab yang sedang bertugas pengamanan.

Selain menanyakan seputar situasi keamanan di sekitar gereja saat pelaksanaan ibadah, Revianto juga memberikan support kepada anggotanya agar tetap semangat dalam pelaksanaan tugas mulia ini memberikan keamanan dan kenyamanan kepada umat Kristiani dalam pelaksanaan ibadah.

Tak lama berselang, Revianto bersama rombongan bersepeda melakukan pose bersama anggota pengamanan di depan gereja.

Usai mengunjungi anak buahnya yang sedang melakukan pengamanan peribadahan di Gereja Silo, Revianto juga menginspeksi pengamanan di beberapa gereja lainnya di Kota Ambon.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, hal ini pun dibenarkan pemuncak Polda Maluku itu.

Baca Juga  KPU umumkan Baileo puncaki perolehan suara Pilgub Maluku

”Biasa saja, Kebetulan saya sementara berolahraga di hari libur maka saya berpikir langsung saja mengecek pengamanan di gereja-gereja. Tidak ada yang istimewa karena kedatangan saya ini hanya untuk memastikan kesiapan dan kesiagaan anggota mengamankan gereja. Kita semua mau memberikan rasa aman dan nyaman bagi saudara-saudara kita yang beragama Kristen saat melaksanakan ibadah,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh personil yang ditugaskan mengamankan gereja rata-rata beragama Muslim.

Langkah ini, akunya, dimaskudkan untuk memberikan kesempatan kepada anggota yang beragama Kristen melaksanakan ibadah, juga merupakan salah satu bentuk toleransi umat beragama.

”Apalagi Maluku ini terkenal dengan semboyan Kita Orang Basudara sehingga kentalnya rasa persaudaraan itu terasa di semua lini kehidupan. Seperti pengamanan hari ini, maka sebaliknya saat ibadah sholat Jumat, yang bertugas melakukan pengamanan di Masjid adalah anggota beragama Kristen, karena kita adalah Polisi Indonesia yang berlandaskan Pancasila,” tegasnya.

Baca Juga  Soal LIN, Murad Bilang Bu Susi Seng Ikhlas Par Maluku

Diapresiasinya upaya pengamanan peribadahan yang berjalan dengan lancar dan baik, terlebih upaya dimaksud merupakan bagian dari upaya untuk menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif di tengah masyarakat.

”Jadilah polisi sebagai insan pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat. Karena inti tugas kita adalah bagaimana memberikan pelayanan prima kepada masyarakat seperti tugas pengamanan rumah ibadah yang saat ini dilakukan,” pungkasnya. (keket)