Kapolda komitmen tuntaskan 2 kasus perwira Polda Maluku

oleh -71 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Kepolisian Daerah (Polda) Maluku berkomitmen tetap menuntaskan kedua kasus yang sempat mencoreng nama baik institusi penegakan hukukm itu yakni kasus penyalahgunaan narkoba oleh Iptu YT dan kasus dugaan persetubuhan terhadap anak oleh AKP AS.

Hal ini ditegaskan Kapolda Maluku,

Irjen Pol Drs Deden Juhara, usai memimpin upacara penutupan, pelantikan dan pengambilan sumpah Bintara Polri T.A 2017/2018, di SPN Polda Maluku, Selasa (6/3).

”Untuk kasus penyalah gunaan nakoba dengan tersangka IPTU Y.T, selaku pimpinan Polda Maluku saya tegaskan kasusnya tetap di proses. Untuk kasus dugaan persetubuhan anak dengan oknum Perwira Polda Maluku AKP A.S, telah ditangani oleh Bid Propam Polda Maluku. Intinya apapun pelanggaran yang dilakukan oleh Anggota Polri di tetap diproses sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Link Banner

Pelanggaran yang dilakukan oleh kedua perwira tersebut, akunya, akan tetap diproses secara hukum, tergantung pelanggaran yang dilakukan oknum anggota Polri tersebut, apakah termasuk dalam pelanggaran berat atau hanya pelanggaran ringan.

Baca Juga  Ini Dia Parodi di Ruang Dungu

Khusus untuk kasus persetubuhan anak sendiri, sesuai peneusuran wartawan di tubuh Polda Maluku, disebutkan aksi pelaporan kepada mantan istri AKP AS, yakni MAK, sudah dilakukan oleh Direktorat Polair Polda Maluku, satuan dimana AKP AS bertugas.

Dimana, materi laporan yakni mantan istri AS dilaporkan melakukan pencemaran nama baik atas AKP AS.

Pasalnya, mantan suaminya AKP AS, sudah mengakui tidak pernah melakukan hal tersebut dan kasus pencemaran nama baik AKP AS ini sudah dilaporkan ke Mapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, pekan sebelumnya.

”Selaku Satuan kerja dari AKP A.S, Dit Pol Air Polda Maluku telah melaporkan pengaduan pencemaran nama baik dari yang bersangkutan, atas laporan istrinya M.A.K, ke Polres P. Ambon dan Pp. Lease. Penyidik Pol Air juga telah meminta keterangan dan pemeriksaan kepada yang bersangkutan yang mengakui sama sekali tidak melakukan perbuatan tidal senonoh terhadap anaknya sendiri,” pungkas sumber terpercaya di tubuh Mapolda Maluku. (Febby Sahupala)