Kapolda Maluku dan Walikota Ambon Hadiri Launching Kampung Tangguh di Negeri Hukurila

oleh -7 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kepala Kepolisian Daerah Maluku, Irjen Pol. Drs. Baharudin Djafar menghadiri langsung Launching Kampung Tangguh, bertempat di Negeri Hukurila, Kecamatan Leitimur Selatan, Selasa (27/10/2020).

Giat yang dipusatkan di Kantor Pemerintah Negeri Hukurila Kecamatan Leitimur Selatan, Ambon, turut dihadiri Walikota Ambon, Wakil Walikota Ambon, Sekda Kota Ambon, Camat Leitimur Selatan, Raja Negeri Hukurila dan para saniri negeri, Ketua Majelis Jemaat GPM Hukurila.

Selain itu hadir pula, Dir Binmas Polda Maluku, Kabid Humas polda Maluku, Kapolresta P.Ambon dan PP Lease, As Ops Korem 151 Binaya dan Kapolsek Leitimur Selatan.

Mengawali sambutannya, Raja Negeri Hukurila, mengatakan, gambaran negeri adat Hukurila yang ada di Kecamatan Leitimur Selatan luas hutan 8,5 hektar pemukiman, 4 hektar jumlah 700 jiwa terdiri dari petani dan nelayan.

“Selama masa pandemi penjual sayur dari Kota Ambon dijaga ketat untuk tidak masuk Negeri Hukurila ini,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga bekerja sama dengan Unipatti dan PKK untuk upaya tanaman hidroponik.

Baca Juga  Lagi, 3000 APD dan 6000 Masker Tiba di Maluku Utara

“Atas nama pemerintah dan warga berterima kasih atas perhatian yang diberikan. Inilah kami dengan kesederhanaan kami mudah mudahan kedepan kami selalu diperhatikan oleh pemerintah,” ujarnya.

Walikota Ambon, dalam sambutannya, sendiri mengatakan, bumi bersorak dan menyambut kedatangan kami terlihat dari sinar matahari dan cuaca yang sangat baik di pagi ini. “Dapat dilaporkan kepada Bapak Kapolda bahwa selama masa pandemi Covid-19 sampai saat ini negeri hukurila tidak ada yang terkena atau terjangkit nol,” ujar Walikota.

Lanjut dikatakan, bahwa Negeri Hukurila adalah satu dari 22 negeri adat yang dipimpin oleh keluarga-keluarga yang berhak untuk memerintah atau disebut (mata rumah perintah) yang diangkat melalui proses dan nilai-nilai adat yang berlaku dan yang berhak memerintah di negeri ini adalah dari mata rumah atau marga Ahiary.

“Sebuah kehormatan bagi kami dan negeri ini boleh didatangi oleh bapak Kapolda, beliau bukan orang Maluku tapi sangat memahami orang Maluku,” ucapnya.

Selaku Walikota Ambon pintu terbuka bagi bapak untuk melayani di kota ini. Apresiasi bagi Polri untuk gagasan, konsep kampung tanggh untuk dampak fisik dan ketahanan di wilayah yang terkena dampak Covid-19.

Baca Juga  Fit and Proper Test Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati di Partai Gerindra Periode 2021-2024 Akhirnya Ditutup

“Hari ini merupakan hari terakhir launching kampung tangguh tapi tiap-tiap kecamatan akan launching dua desa kampung tangguh,”ujarnya.

Ditambahkan, dengan launching kampung tangguh ini kita dapat melihat hasil kerja masyarakat. Dan terima kasih bagi bapak Kapolda atas gagasan sporting kampung tangguh.

“Dampak launching kampung tangguh kurangi mabuk judi dan kegiatan lainnya yang tidak bermanfaat agar kedepan bisa menjadi anak muda mempunyai masa depan yang baik,” ungkap Walikota Ambon.

Sementara itu, Kapolda Maluku, Irjen Pol Drs Baharudin Djafar, dalam sambutannya, mengaku bersyukur dapat dipertemukan kembali di negeri ini. Dan semua kita mulai dengan doa. Maknanya kita berserah kepada Allah SWT dan itu sangat baik.

“Doa perlu karena kita tidak ada kekuatan apabila seluruh alam ini bersyukur kepada yang Maha Kuasa,” ujar Kapolda.

Baca Juga  Ini Arahan Kapolda Maluku Usai Mengikuti Rakor Pimpinan Kapolri

Lanjut dikatakan, bahwa prestasi besar karena tidak ada dampak dari Covid-19. Dan kalau kita bersahaja karena kita akan senang menceritakannya. Serta mampu memaknai sesuatu dengan positif.
Untuk pemanfaatan dana desa harus diikut sertakan sejak musrenbang. Dan Doa yang diharapkan adalah keberkatannya.

“5 roti dan 2 ikan dan saling menyayangi antara suami istri. Menyayangi isteri sangat penting, Mengapa ada rahmat karena ada kasih diantara kita dan harus diwujudkan oleh setiap kita,” kata Kapolda.

Ditambahkan, kehadiran kami bukan mengenai level tapi upaya dari dampak-dampak dan mengembangkan potensi yang ada dan kebersamaan dan ini jadi pelajaran untuk disebarkan ke negeri yang lain.

“Mudah-mudahan kehadiran kita memotivasi negeri ini untuk selalu baik dan mempertahankan apa yang dibuat selama ini,” ucap Kapolda.

Keberlangsungan sistem ini bisa menjadi contoh bagi negeri-negeri yang lain.

“Mudah-mudahan Allah SWT memberkahi kita untuk melakukan hal-hal baik kedepannya,” tutup Kapolda Maluku dalam sambutannya. (keket)