Kapolda Maluku Janji Telusuri Pelaku Pengibaran Bendera RMS di Pengadilan Tipikor Ambon

oleh -30 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kapolda Maluku, Irjen Baharuddin Djafar menegaskan akan menelusuri pelaku pengibaran bendera Republik Maluku Selatan (RMS) di kantor Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Ambon

“Kami akan menelusuri kemungkinan ada saksi yang bisa mengungkapkan oknum pelaku bendera separatis RMS tersebut,” kata Bang Bahar, Senin (17 Agustus.

Kapolda mengakui kesadaran masyarakat Maluku soal gerakan RMS saat ini semakin baik. Sebab, warga menurunkan bendera itu dan melaporkan ke aparat Kepolisian sempat.

“Masyarakat Maluku saat ini semakin sadar bahwa hal-hal seperti pengibaran bendera RMS tidak boleh dilakukan sehingga mereka menurunkannya, selanjutnya menyerahkan ke Polda Maluku sebagai bukti sekaligus melaporkan pengibaran tersebut,” ujarnya.

Link Banner

Seperti diberitakan porostimur.com sebelumnya, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang keep 75, Senin 17 Agustus 2020, sebuah bendera Republik Maluku Selatan (RMS) dikibarkan di Ambon.

Baca Juga  Polres Halbar Bagi Sembako di 5 Desa

Bendera yang dikenal dengan nama Being Raja tersebut dikibarkan oleh orang tak dikenal di bekas Kantor Pengadilan Tindak Pidana Korupsi yang sudah kosong sejak gempa melanda pulau Ambon dan sekitarnya pada Tahun 2019 lalu.

Pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2020 pjul 07.00 WIT bertempat di Mapolsek Baguala telah datang seorang laki-laki bernama Stenly Pattipeilohy , umur 36 Tahun, agama Kristen Protestan, pekerjaan wiraswasta, Alamat Passo Air Besar, Kec. Baguala Kota Ambon untuk melaporkan penemuan bendera RMS di kantor Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di jalan Upua Baguala Desa Passo, Kec. Baguala Kota Ambon.

Patipeilohy menerangkan bahwa, sekira pukul 06.00 WIT, Dia sementara duduk di dapur rumahnya. Tidak lama kmudian datang tetangganya Ibu Desi menceritakan bahwa ada bendera RMS naik di kantor Pengadilan Tipikor.

Baca Juga  Viral Trik Ilusi Tangan, Jutaan Netizen Penasaran dan Nonton Berulang-ulang

Mendengar cerita tersebut saksi langsung berlari menuju TKP yang berjarak lebih kurang 200 meter dari rumahnya itu.

Sesampai di TKP sekira pkul 06.15 WIT saksi melihat ada lima orang memeggang tiang bendera dan satu orang memanjat tiang bendera untuk menurunkan bendera RMS.

Setelah bendera RMS berhasil diturunkan kemudian bendera tersebut diamankan oleh personil Koramil (Babinsa Desa Negeri Lama), Serka Edi Kakisina.

Melihat kejadian tersebut saksi langsung mendatangi Mapolsek Baguala untuk melaporkan kepada personil Polsek yang berjaga. (red)