Kapolres Malteng Sosialisasi Protokol Kesehatan Kepada Nelayan

oleh -16 views
Link Banner

Porostimur.com | Masohi: Tiada hari tanpa pelaksanaan sosialisasi protokol kesehatan dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 dan adaptasi kebiasaan baru dalam kehidupan, yang dilakukan oleh personil Polres Maluku Tengah.

Kapolres Maluku Tengah, AKBP Rositah Umasugi mengatakan, sosialisasi penerapan protokol kesehatan ini dilakukan hingga keseluruh lapisan masyarakat termasuk kelompok nelayan yang ada di dusun Amrua, Desa Rutah, Kecamatan Amahai.

“Sabtu pagi tadi, anggota Bhabinkamtibmas Negeri Rutah, Brigpol Norma Ura  melaksanakan sambang kamtibmas serta edukasi adaptasi kebiasaan baru dalam rangka pencegahan dan percepatan penanganan Covid-19 bersama para nelayan dusun Amrua. Kegiatan itu dilaksanakan karena kedapatan para nelayan ini tidak menerapkan protokol kesehatan, ” kata Kapolres kepada media, Sabtu (12/9/2020) siang.

Baca Juga  BIN gadungan akhrinya diringkus Intel Korem 151/Binaiya

Menurut Kapolres, pihaknya akan selalu memberikan edukasi kepada warga dengan tetap beraktivitas mencari nafkah tanpa mengesampingkan protokol kesehatan guna pencegahan penyebaran pandemik Covid-19.

Link Banner

“Protokol kesehatan dalam kegiatan kita sehari-hari berupa menjaga kebersihan   tangan yaitu rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun di tempat air yang mengalir, menggunakan  masker ketika keluar rumah, menjaga jarak, serta menjaga kesehatan dengan asupan makanan dan berolahraga, “ tutur wanita dengan pangkat dua melati dipundaknya itu.

Orang nomor satu di Polres Malteng itu turut mengajak, seluruh masyarakat untuk selalu memakmurkan rumah-rumah ibadah, khususnya masjid.

”Mari kita ajak saudara dan anak-anak kita untuk bersama memakmurkan masjid sehingga terhindar dari adanya sifat tercela. Termasuk menciptakan situasi yang aman,  tertib dan kondusif di khususnya di dusun Amrua, “ imbuhnya.

Polisi berhijab ini juga berharap, agar adanya partisipasi warga dalam ikut menjaga ketertiban dan keamanan dilingkungan pemukiman warga, termasuk mengantisipasi adanya informasi bohong yang sengaja disebarkan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab. (andi)