Kas Keliling I 2019, BI Tukarkan Rp 226 Juta Uang Tak Layak Edar

oleh -84 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Melalui ekspedisi Kas Keliling di Pulau-pulau Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) jilid I tahun 2019, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Maluku berhasil melakukan penukaran uang lusuh dan tidak layak edar senilai Rp 226 juta.

Ekspedisi penukaran uang lusuh dan uang tidak layak edar dengan uang yang emisi tahun 2016 ini, digelar BI di Kabupaten Buru Selatan yakni Kecamatan Leksula, Kayeli, Ambalau dan Kapala Madang serta di Kabupaten SBB yakni di Kecamatan Buano.

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Jumat (20/9), hal ini dibenarkan Kepala Tim Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah pada Kantor BI Perwakilan Provinsi Maluku, Teguh Triyono.

Baca Juga  Jangan Abaikan, Ini Tanda Kamu Korban Hubungan Toxic yang Perlu Segera Disadari

Menurutnya, jumlah Rp 226 juta yang berhasil diktukarkan ini berupa penukaran uang di Kecamatan Kayeli Rp 40 juta, Kecamatan Ambalau Rp 40 juta, Leksula Rp 90 juta, Kecamatan Kapala Madang Rp 30 juta dan Buano Rp 26 juta.

Kegiatan kas keliling yang dipimpin Ali Hasan ini, akunya, merupakan bagian dari program nasional BI yang bekerjasama dengan TNI-AL untuk bidang transportasi, serta akan terus berlanjut hingga tahun 2021 nanti.

”Jadi perjalanan ekspedisi kas keliling jilid I tahun 2019 ini dilaksanakan 13-19 September 2019 yang menyinggahi lima pulau di Wilayah Maluku itu tim mempergunakan KRI Kerapu 812,” ujarnya.

Mengiringi ekspedisi Kas Keliling BI Maluku tahun 2019 ini, jelasnya, pihaknya juga membantu peningkatan mutu pendidikan serta keagamaan di daerah-daerah yang disinggahi, serta pengobatan gratis.

Baca Juga  Update Covid-19 di Malut 29 Mei 2020: Positif 139, Sembuh 21 Orang

Di antaranya, tegasnya, bantuan peralatan sekolah, paket buku, perangkat komputer dan printer, yang diperuntukkan bagi sejumlah sekolah, melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI).

Bantuan peralatan komputer dan printer, paket buku dan peralatan olahraga, terangnya, diberikan pada SMA Negeri Wailua dan SMK Negeri Ulima di Pulau Ambalau, serta 30 buah Alquran dan 20 buah mukena untuk masjid di Desa Ulima dan Desa Selasi.

”Jadi ada sejumlah sekolah penerima bantuan yang merupakan PSBI BI Maluku yakni SMK Negeri 4 Buru dan SMP Negeri 13 Buru di Kecamatan Kayeli, Kabupaten Buru,” pungkasnya. (keket)