Porostimur.com, Maba – Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Timur mencatat lonjakan drastis kasus HIV/AIDS sepanjang tahun 2025. Hingga pertengahan Juli ini, sebanyak 78 orang telah teridentifikasi terinfeksi virus mematikan tersebut—mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.
Data ini diungkapkan langsung oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Halmahera Timur Faisal Hair, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (15/7/2025).
“Kasus HIV/AIDS meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jika di 2024 hingga Februari 2025 tercatat 30 kasus, maka di pertengahan Juli ini sudah melonjak ke 78 kasus,” ungkap Faisal.
Penyebaran Cepat di Lingkar Tambang, Pemuda Rentan Terpapar
Menurut Faisal, penyebaran HIV/AIDS di Halmahera Timur sangat cepat dan sulit dideteksi. Hal ini diperparah dengan karakter wilayah sebagai kawasan tambang, yang kerap menjadi area rawan pergaulan bebas.
“Beberapa faktor utama penyebaran antara lain perilaku seks bebas berganti-ganti pasangan, hubungan sesama jenis, serta penularan dari ibu hamil yang sudah terinfeksi HIV/AIDS ke bayi yang dikandungnya,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama di kalangan generasi muda, yang menjadi kelompok paling rentan terhadap paparan virus tersebut.






