Kasus mercuri di SBB, Nanlohy belum bisa dihubungi

oleh -70 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon :Maraknya penyulingan batu cinabar menjadi mercuri di Kabupaten SBB, menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi DPRD Maluku.

Pasalnya, kegiatan terlarang itu seolah tak terkontrol oleh pemegang kebijakan, khususnya Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku.

Oleh karena itu, DPRD Maluku melalui kepanjangan tangan Komisi B, berupaya untuk mendengarkan keterangan Kepala Dinas (Kadis) tersebut, Martha Nanlohy.

Sayangnya, meski sudah 2 kali dipanggil sebelum masa reses, Nanlohy ternyata masih belum juga nongol batang hidungnya.

Hal ini dibenarkan anggota Komisi B DPRD Maluku, Wellem Wattimena, saat berhasil dikonfirmasi wartawan, Rabu (24/1).

Menurutnya, dalam beberapa pekan kedepan pihaknya pun sudah mengagendakan bakalan memanggil yang bersangkutan lagi.

Baca Juga  Soal Keterlambatan Pembentukan Perda, Edison Sarimanella Angkat Bicara

Terlebih, sudah ada warga yang kedapatan melakukan penyulingan batu cinabar untuk menjadi mercuri dan diperdagangkan.

Kejadian dimaksud, akunya, tentunya sangat meresahkan masyarakat Maluku dalam jangka panjang. (katherin)

Ditambahkannya, tidak tertutup kemungkinan bakalan dipanggil paksa jika yang bersangkutan tidak memberikan respons sebagaimana mestinya.