Kasus repo Bank Maluku, penyidik hadirkan ahli perbankan

oleh -46 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Guna memperlancar proses penyidikan dugaan korupsi pembelian surat-surat hutang atau obligasi atau Repo yang terjadi dalam PT Bank Maluku-Maluku Utara, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku memeriksa saksi ahli perbankan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia.

Apalagi, kasus dimaksud bisa dibilang sangat menyita perhatian publik, karena menyangkut keuangan daerah yang terkuras hingga ratusan milyar rupiah.

Dugaan korupsi terhadap pembelian surat-surat hutang atau obligasi atau Repo ini terjadi selang tahun 2011 hingga 2014.

Sebelumnya, penyidik juga sudah memeriksa beberapa saksi dalam kasus dimaksud, baik pihak-pihak terkait maupun orang-orang dalam di PT. Bank Maluku-Malut sendiri.

Link Banner

Saat berhasil dikonfirmasi wartawan, di Ambon, Kamis (25/1), hal ini tidak dibantah Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi.Penkum) dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette,SH,MH.

Baca Juga  Jelang HUT, KNPI Malut Tanam Pohon di Ternate

Menurutnya,  seorang saksi ahli perbankan dari OJK-RI berinisial RH, dimintai keterangannya oleh penyidik guna memperlancar pengusutan perkara dimaksud.

”Memang benar. Kemarin, untuk perkara Tipikor dalam penjualan dan pembelian surat-surat hutang atau obligasi pada kantor pusat PT. BPDM tahun anggaran 2011 sampai dengan 2014, ada pemeriksaan terhadap Ahli Perbankan dari OJK-RI berinisial RH, untuk memberikan keterangan sekaligus memperlancar penyidik mengusutnya,” ujarnya.

Saksi ahli perbankan dari OJK-RI berinisial RH ini, akunya, diperiksa penyidik Rahmadi,SH,MH dengan puluhan pertanyaan, pada Rabu (24/1) sejak pukul 11.30 WIT.

Keterangan saksi ahli perbankan OJK-RI ini, diharapkannya mampu membantu dan mendukung penyidik dalam proses mengusut tuntas dan mengungkap kasus tindak pidana yang sementara ditangani.

Baca Juga  Hampir Setahun Kapal MV Nur Allya Hilang di Laut Halmahera

”Keterangan saksi ahli perbankan dari OJK-RI ini tentunya sangat penting, dan diharapkan mendukung penyidik, guna membuat terang tindak pidana yang terjadi dalam perkara ini,” tegasnya.

Dikarenakan tahapan penyidikan masih dilakukan, tambahnya, maka tidak tertutup kemungkinan akan ada pihak lain yang bakalan dipanggil untuk dimintai keterangan terkait kasus dimaksud.

”Ikuti saja prosesnya. Nanti pemanggilan pihak-pihak terkait sudah pasti dilakukan. Itu adalah kewenangan dari penyidik,” pungkasnya. (Yuli Harmusial)