Ke Ambon, Ahok Cek Kesiapan Solar untuk Nelayan

oleh -267 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Komisaris Utama (Komut) PT. Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) atau yang kerap disapa Ahok Langsung turun ke Ambon dengan kepastian mencek BBM jenis Solar untuk nelayan apakah sudah bisa terpenuhi dalam kesiapan menjadi salah satu kota Lumbung Ikan Nasional (LIN).

“Ambon nantinya akan menjadi salah satu kota Lumbung Ikan Nasional. Tentu dengan demikian, ini juga akan menjadi hak untuk mengekspor ikan. Makanya kita mau cek pastikan soal solar untuk nelayan bisa dipenuhi,” ungkap Ahok kepada wartawan di Balaikota Ambon, Senin (2/11/2021).

Ahok bilang, makanya kita mau dorong, ditempat-tempat nelayan, tadi ada Kadis Perikanan kita bilang, sudah lah jadi koperasi perikanan yang betul, bisa pinjam KUR. Bikin lah SPBU untuk nelayan (SPBN). Itulah kalo mau membuat SPBN, harus meminta kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Tapi jika KKP susah keluarkan ijin, maka pasti BBM akan dibeli dengan harga mahal.

Baca Juga  Ketua Umum PSSI Bicara Soal Format Liga 1 2021-2022

“Toh kalau nanti subsidi langsung ke nelayan, ke orang atau koperasi yang kasi data, kan sudah tidak relevan lagi kita bicara di SPBN atau SPBU, dan semua akan satu harga, orangnya dapat. Kita juga tidak mau ada oknum nelayan yang dapat subsidi 200 liter, dia tukar 1 juta, dijual,” terangnya.

Ahok berharap, tangkapan ikan besar oleh nelayan, tidak langsung diekspor tetapi harus masuk ke pelabuhan perikanan di daerah. Sebab nanti akan mendatangkan kerugian bagi pemerintah daerah.

“Mungkin dengan ide, kalau ada nelayan yang isi minyak disini, tidak harus balik. Kita mungkin bisa buat peraturan yang bedah, kapal harus ada di pelelangan, jangan isi minyak diluar. Ini akan mendatangkan income bagi daerah. Itu harapan kami di Pertamina,” harapnya.

Baca Juga  Kabar Baik! Usai Lebaran, Karaoke di Kota Ambon Mulai Beroperasi

Ahok menegaskan dia tidak mau mendengar yang namanya optimasi biaya. Sebab bisa saja tujuannya baik, tapi kemudian disalah gunakan. Biaya pemeliharaan dipotong juga, akibatnya jebol.

“Yang lebih suka optimasi devisa. Tugas Pertamina untuk melihat apa saja devisa yang kita pakai, yang keluar. Kita harus bikin produk hilirnya. Serta devisa apa saja yang bisa kita dapatkan, kita sudah bantu. Salah satu kan ikan,” tukasnya.

Ahok juga meminta untuk Pertamina dapat bekerja sama dengan Walikota dan Wakil Walikota karena orang daerah labih tau situasi dan kondisi. (nicolas)

No More Posts Available.

No more pages to load.