Tahapan yang menjadi perhatian utama adalah memastikan seluruh persyaratan investasi terpenuhi, terutama kepastian dan kesiapan lahan.
“Kesiapan kami telah mencapai sekitar 75 persen dan akan terus dimantapkan hingga seluruh persyaratan terpenuhi, khususnya terkait kepastian lahan sebagaimana menjadi arahan Kementerian Pertanian,” katanya.
Dengan potensi produksi yang tersedia dan rencana pengembangan kawasan yang jauh lebih luas, hilirisasi ubi kayu di Buru Selatan diharapkan tidak berhenti pada peningkatan produksi pertanian.
Program tersebut ditargetkan menjadi pintu masuk bagi tumbuhnya industri pengolahan, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan petani, sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah berbasis komoditas lokal.
(Keket)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









