Kecerdasan Bisa Menurun Akibat Letakkan Ponsel Dekat Kepala, ini 4 Faktanya!

oleh -62 views
Link Banner

Porostimur.com, Ambon – Manusia dan ponsel kini seperti dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Banyak waktu di mana manusia lebih banyak menghabiskan hari dengan memegang ponsel, baik untuk urusan pekerjaan maupun hiburan.

Banyak orang pula yang membawa ponselnya hingga ke tempat tidur. Padahal, para ahli dan beberapa penelitian telah mengungkapkan bahaya ponsel yang dibawa ke kasur, yang dikaitkan dengan gelombang radiasi elektromagnetik.

Di sisi lain, para ahli juga mengatakan bahwa semua penggunaan ponsel dapat berdampak pada perkembangan sosial dan emosional anak-anak. Hal ini termasuk dapat mengganggu pola tidur kita dan bikin malas berpikir.

Dengan kata lain, efek ponsel yang diletakkan di dekat kepala bisa menurunkan fungsi otak, termasuk kecerdasan secara menyeluruh. Dihimpun dari Very Well Mind, berikut ini ada beberapa hal yang berhubungan dengan otak, yang bisa menurunkan kecerdasan.

Kemampuan Kognitif

Ciri Seseorang Memiliki Kecerdasan Emosional / foto : pexels.com/AndreaPiacquadioIlustrasi menggunakan ponsel. (foto : pexels.com/AndreaPiacquadio)

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa smartphone memang memiliki efek pada otak. Penelitian yang dipresentasikan kepada Radiological Society of North America, menemukan bahwa anak muda yang kecanduan internet dan smartphone menunjukkan ketidakseimbangan dalam kimia otak dibandingkan dengan kelompok yang bisa mengontrol penggunaan smartphone.

Studi lain yang dipublikasikan di Journal of Association for Consumer Research menemukan bahwa kemampuan kognitif berkurang secara signifikan setiap kali seseorang memegang smartphone, bahkan ketika telepon dimatikan.

Baca Juga  HCW Minta Kejari Panggil Ketua ULP Halsel Terkait Tender Proyek Rehabilitasi Jalan Lingkungan dan Areal Parkir Pelabuhan Penyebrangan Saketa

Keterampilan Sosial-Emosional

Selain skincare, bersihkan layar ponselIlustrasi menggunakan ponsel. (foto: Freepik.com/ tirachardz)

Komentar yang muncul pada jurnal Pediatrics, para peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Boston merujuk pada literatur yang tersedia tentang penggunaan smartphone dan iPad di antara anak-anak.

Menjadikan dua perangkat tersebut untuk menghibur dan menenangkan anak-anak bisa menimbulkan efek merugikan pada perkembangan sosial dan emosional mereka. Sebab, dikhawatirkan anak-anak malah tidak mampu mengembangkan mekanisme pengaturan diri internal mereka sendiri.

Gangguan Tidur

Ritme sirkadian bisa berpengaruh pada insomnia di malam hari.Ilustrasi gangguan tidur. (Foto: freepik/karlyukav)

Menggunakan smartphone atau tablet sebelum tidur kemungkinan besar dapat mengganggu waktu tidur. Bukan karena kamu sibuk cek email atau mengurus pekerjaan, tetapi para ahli memperingatkan adanya jenis cahaya yang dipancarkan dari layar gadget yang bisa mengacaukan siklus tidur, bahkan setelah kamu mematikannya.

Baca Juga  Mahasiswa Kubermas Unkhair Ternate Sosialisasi Ecobrick di Kalumata

Penelitian yang diterbitkan dalam Proceeding of the National Academy of Sciences, 12 peserta dewasa diminta untuk membaca buku elektronik di iPad selama empat jam setiap malam sebelum tidur atau membaca buku cetak dalam pencahayaan redup. Setelah lima malam berturut-turut, kedua kelompok bertukar aktivitas.

Hasilnya, mereka yang membaca buku elektronik di iPad sebelum tidur menunjukkan penurunan kadar melatonin, hormon yang meningkat sepanjang malam, dan menyebabkan kantuk.

Para peserta ini juga membutuhkan lebih banyak waktu untuk tertidur, dan mereka mengalami lebih sedikit rapid eye movement sepanjang malam. Hal ini disebabkan oleh blue light yang dipancarkan oleh sebagian besar perangkat seluler.

Dikutip dari Times, kurang tidur selama satu jam bisa mengubah otak siswa kelas enam menjadi otak siswa kelas empat. Dengan kata lain, hal ini bisa menurunkan kecerdasan.

Baca Juga  Komitmen, Moral & Akhlak Jokowi Berantas KKN Dipertanyakan

Mental Malas

Taurus adalah zodiak pemalasIlustrasi malas. (Foto: Freepik.com/ arthursafronovvv)

Terakhir, penggunaan smartphone yang berlebihan hingga membawanya ke kasur adalah terciptanya rasa malas di pikiran. Alih-alih berpikir menemukan jawaban yang sebenarnya bisa kamu jawab, kamu malah mencarinya lewat Google.

Atau mungkin daripada mengingat janji atau tanggal penting, kamu malah mengandalkan aplikasi di ponsel untuk mengingatkan, Beberapa ahli juga memperingatkan bahwa ketergantungan yang berlebihan pada perangkat seluler dapat menyebabkan kemalasan secara mental.

“Masalah dengan terlalu mengandalkan internet adalah kamu tidak dapat mengetahui bahwa kamu memiliki jawaban yang benar kecuali kamu memikirkannya secara analitis atau logis,” jelas Gordon Pennycook, salah satu penulis studi tersebut.

“Penelitian kami memberikan dukungan untuk hubungan antara penggunaan smartphone yang berat dan kecerdasan yang rendah,” kata Pennycook. (red/beautynesia)

No More Posts Available.

No more pages to load.