Kehadiran Miras & PSK di Tambang Rakyat Kusubibi Resahkan Warga Desa

oleh -77 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Warga Kusubibi, Kabupaten Halmahera Selatan awalnya sangat bersyukur dengan adanya tambang rakyat di desa mereka.

Namun sayangnya, keberadaan tambang tersebut tidak dikelola dengan baik sehingga berdampak buruk bagi lingkungan, bahkan menjadi malapetaka bagi warga setempat.

Informasi yang dihimpun awak media, Senin (21/12/2020) dari warga, dijelaskan bahwa awal tambang Kusubibi itu dibuka ribuan orang datang mengais rezeki, namun hampir setahun itu tidak terdengar ada warga yang meninggal di lokasi tambang.

Tetapi belakangan ini, sudah sering terjadi musibah. Banyak penambang meninggal karena tertimbun longsor dan tertimbun kayu hingga meninggal di lokasi tambang.

Tokoh Adat Togale, Hi. Ishak kepada wartawan di Kusubibi mengeluhkan adanya kejadian tersebut, seraya menceritakan kronologis kenapa ada warga atau penambang bisa meninggal.

Baca Juga  Prediksi Euro 2020 Hungaria Vs Portugal: Ujian Pertama Sang Juara Bertahan

“Saya tidak tahu dari mana asal usul minuman keras (miras) jenis cap tikus itu datang, tetapi tiba-tiba sudah tersebar di lokasi tromol. Begitu juga dengan perempuan-perempuan yang kita tidak tahu asal-usul mereka, tapi sudah banyak di lokasi tromol. Saya sudah tegur tiga kali. Kalau boleh minuman dan perempuan itu jangan lagi ada, tapi tidak dihiraukan oleh pemerintah desa. Jadi lokasi tambang ini sudah tiga kali kena musibah longsor dan orang meninggal dunia,” tandasnya.

Hi Sadek berharap, kalau dapat, apart penagak hukum atau polisi bisa mencegah peredaran minuman keras dan keberadaan PSK di lokasi tambang Kusubibi supaya jangan lagi ada musibah.

“Kalau boleh pemerintah desa dan Polisi cegah supaya jangan lagi ada minuman keras dan perempuan-perempuan di lokasi tambang dan tromol,” pinta Hi. Ishak. (adhy)