Kejari Baru Halsel, Ditantang Bongkar Dugaan Korupsi di BRPS Saruma

oleh -214 views

Porostimur.com, Ternate – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Halmahera Selatan Ahmad Patoni, SH,,MH yang baru dilantik pada Jumat 21 Juni 2024 mendapat tantangan dari praktis hukum Mirjan Marsaoly untuk membongkar kasus korupsi di wilayah Kabupaten Halmahera Selatan

Mirjan Marsaoly yang juga merupakan putra asal Halmahera Selatan itu mengatakan, kajari baru harus serius mengusut berbagai tunggakan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Halmahera Selatan.

Dia mengungkapkan, ada salah kasus dugaan korupsi yang sekarang ini telah ditangani oleh pihak Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan. Kasus tersebut adalah dugaan korupsi di BPRS Saruma yang nilai kurang lebih Rp15 miliar dan telah dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan,” ujar Mirjan, Selasa (25/6/2024).

Baca Juga  KPK Tangkap Ade Ucu Eks Ketua Gerindra Malut di Banten Usai PN Jaksel Tolak Praperadilan

Mirzan bilang, terkait kasus dugaan korupsi ini, Tim Jaksa Penyelidik Tindak Pidana Khusus Kejari Halsel telah menemukan adanya peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana perbuatan melawan hukum atas pembiayaan grup dengan nilai kurang lebih Rp15 miliar pada tahun 2021, yang diduga telah menimbulkan kerugian keuangan negara dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.

“Maka Penyelidik Kejaksaan Negeri Halmahera Selatan telah menemukan adanya pemberian kredit atau pembiayaan pada Bank BPRS Saruma Sejahtera tahun anggaran 2021 kepada delapan nasabah yaitu, PT. BUMN, CV. KBR, CV. MTS, CV. KICB, CV. Q, PT. BIP, dan WS yang saat ini pembiayaannya dinyatakan macet oleh BPRS Saruma, dengan nominal pembiayaan kurang lebih Rp5.341.487.102,86 tersebut,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.