Kejari Periksa Dua Mantan Pejabat Diknas Ternate

oleh -52 views
Link Banner

Porostimur.com, Ternate – Penyidik Kejaksaan Negeri Ternate, Maluku Utara, memeriksa mantan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Ternate Mahmud J Abdurahman, Kamis (23/6/2022).

Pemeriksaan terhadap Mahmud itu berkaitan dengan kasus gaji ratusan juta yang diduga fiktif di Dinas Pendidikan. Gaji tersebut terhitung sejak tahun 2015 hingga 2020.

Mahmud mengatakan, kedatangan dirinya ke kantor Kejaksaan untuk memenuhi panggilan terkait kasus tersebut.

“Iya dipanggil untuk kasus itu, karena saat itu saya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Ternate. Untuk besaran anggaran belum tahu pasti karena penyidik masih dalam proses penyidikan,” ujarnya.

Ia menuturkan, jika di waktu mendatang mendapatkan panggilan tentu akan bersikap kooperatif dan bersedia datang kembali.

Baca Juga  Brimob Maluku Semprot Sejumlah Mesjid dengan Cairan Disinfektan

“Sebagai warga negara Indonesia yang taat hukum maka saya harus datang bila penyidik masih membutuhkan keterangan saya,” pungkasnya.

Selain memeriksa mantan Sekretaris Diknas, Kejari Ternate juga memeriksa mantan Kasubag Keuangan Dinas Pendidikan Kota Ternate Irnawati.

Irnawati diperiksa oleh tim penyidik terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi gaji fiktif tahun 2015-2020 yang melekat pada Dinas Pendidikan.

Disitat dari tandaseru.com menyebutkan, mantan Bendahara Dinas Pendidikan Kota Ternate ini mendatangi kantor Kejari Ternate sekira pukul 11.00 WIT. Ia diperiksa hingga pukul 15.51 WIT.

Irnawati saat hendak diwawancarai di depan kantor Kejari enggan memberikan komentar terkait kedatangannya.

“Maaf belum bisa berikan komentar ya, nanti tanyakan di penyidik saja,” ujarnya.

Baca Juga  Pemkot Ambon Sambut Baik Terbentuknya Paguyuban Masyarakat Papua

Kata dia, panggilan terhadap dirinya ke lembaga Adhyaksa ini merupakan panggilan kedua kalinya. Dengan kapasitasnya sebagai Kasubag Keuangan waktu masih menjabat.

“Tentu sebagai warga negara yang baik, harus taat hukum jika diundang kembali pasti saya datang,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, kasus ini telah ditingkatkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. (red/tsc)

No More Posts Available.

No more pages to load.