Kelebihan Muatan, KLM Sinar Bahagia 03 Tenggelam

oleh -421 views
Link Banner

Porostimur .com | Sanana: Kapal Layar Motor (KLM) Sinar Bahagia 03,tenggelam di perairan Desa Waikafia, Kecamatan Mangole Selatan, Kabupaten Kepulauan Dula (Kepsul) Maluku Utara, Kamis (9/4/ 2020) sekitar pukul 10.00 WIT, pagi tadi.

Informasi yang berhasil dikumpul porostimur.com menyebutkan, pada hari Rabu, tanggal 08 April 2020 kapal KLM. Sinar Bahagia 03 mengangkut kopra sebanyak 620 karung dari Desa Waisakai Kec. Mangoli Utara Timur, kemudian pada pukul 14.00 WIT kapal tersebut bertolak dari Desa Waisakai, tujuan Desa Kou Kec. Mangoli Timur untuk mengangkut kopra sebanyak 28 karung.

Link Banner

Pada pukul 20.00 WIT, kapal KLM. Sinar Bahagia03 berangkat menuju Desa Waikafia Kec. Mangoli Selatan dan tiba pada hari kamis tanggal 09 April 2020 pukul 01.00 WIT.

Baca Juga  Kabar Buruk Virus Corona Mulai Masuk di Kota Ternate, Pemerintah Malut Belum Tetapkan Status KLB

Pada pukul 08.30 WIT, kapal KLM. Sinar Bahagia 03 kembali mengangkut kopra kurang lebih sebanyak 50 karung.

Diduga, karena kelebihan muatan sehingga menyebabkan kapal miring dan air laut masuk kedalam kapal. Tak lama kemudian kapal KLM. Sinar Bahagia 03 pun tenggelam.

Paur Humas Polres Kepulauan Sula BRIPKA. Suwandi Sangadji ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa naas itu.

“Iya benar telah terjadi peristiwa kecelakaan laut, kapal yang tenggelam adalah kapal KLM. Sinar Bahagia 03. Kapal tersebut tenggelam pada pukul 10.00 WIT, saat sedang menggangkut kopra di Desa Waikafia sebanyak 50 karung, namun sebelumnya kapal KLM. Sinar Bahagia 03 sudah mengangkut kopra di Desa Waisakai dan Desa Kou sebanyak 648 karung kopra lalu ditambah pemuatan kopra lagi di Desa Waikafia sebanyak 50 karung sehingga kapal miring kiri dan menyebabkan air masuk kemudian kapal tenggelam”, jelas Suwandi.

Baca Juga  Upayakan kekondusifan Pilgub, masyarakat Maluku wajib bantu TNI/Polri

Suwandi menjelaskan, kapal memuat 6 orang, yakni: satu nakhoda Ardi Saputra dan lima orang ABK yaitu: Wawan, Sidani, La Hedi, La Ili dan La Dani.

Suwandi menambahkan, Polairud Polres Kepulauan Sula langsung menuju ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pertolongan.

“Nahkoda dan seluruh abk dalam keadaan selamat, untuk kerugian meteril belum diketahui,” ujarnya. (ifo)

Link Banner

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *