Kembali ke Khittah Tjokroaminoto

oleh -61 views

Politik kebencian yang dihelat di ruang-ruang publik dengan menyematkan identitas “cebong”, “kampret”, “kadrun”, dan sejenisnya telah menggeser patok-patok batas bangsa dan negara. Kebhinekaan yang menjadi pakaian kebesaran Indonesia telah dilucuti oleh semangat jangka pendek untuk meraih dan melanggengkan kekuasaan. Pemimpin-pemimpin merasa hebat dengan kekuasaan yang dimilikinya tetapi lupa cara merayakan diri sebagai republikan. Surya Paloh, Ketua Umum Partai NasDem dalam pidatonya pada Pembekalan Caleg Provinsi Sumatera Barat tanggal 5 Agustus 2023 bertanya retoris: “Apa arti kehebatan yang kita miliki kalau kita tidak bisa memamerkan ruh republikanisme kita?”

Seperti yang pernah digambarkan Tjokroaminoto ukuran kebaikan pribumi (kata ini dipakai dalam arti rakyat) bukan didasarkan pada apa agama pribumi itu. Menurutnya pribumi yang baik adalah yang mempunyai semangat “ksatriaan”. Sikap semangat yang bersetia dalam usaha mencapai tujuannya. Tujuan yang didefinisikan sebagai gerakan perubahan. Sebuah gerakan yang menjadi alat perjuangan kita untuk membebaskan jutaan orang melarat, jutaan orang bodoh di negeri ini dan jutaan orang yang tidak mendapat perlindungan hukum di dalam dan luar negeri.

No More Posts Available.

No more pages to load.