Kembalikan kerugian negara, kasus Ayal tetap diproses

oleh -44 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Meskipun  sudah mengembalikan kerugian negara, namun tersangka beserta barang bukti dalam kasus dugaan korupsi pembelian dan pengadaan lahan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku-Maluku Utara, akan tetap dituntaskan.

Kerugian negara sebasar Rp 195,9 juta, sudah dikembalikan tersangka Zadrak Ayal dalam dua tahap, yakni tahap pertama Rp 45,9 juta pada Kamis (18/1) dan tahap kedua pada Selasa (30/1) sebesar Rp 150 juta.

Hal ini dibenarkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku, Dr. Manumpak Pane,SH, saat berhasil dikonfirmasi wartawan di Ambon, Sabtu (3/2).

”Dalam penyerahan tahap II tersebut, tersangka Zadrak Ayal ditahan dengan status sebagai tahanan kota. Hal ini dilakukan oleh JPU Kejati Maluku dikarenakan berdasarkan hasil perhitungan Penyidik Pidasus Kejati Maluku dari kerugian negara yang ditimbulkan dari kasus ini yaitu sebesar Rp 195. 900.000, secara keseluruhan telah dikembalikan oleh tersangka. Anggaran kerugian keuangan negara tersebut disetor tersangka secara 2 tahap yaitu, pada penyetoran awal sebesar Rp 45.900 pada Kamis (18/1) kemarin. Dan Rp 150 juta kembali diberikan oleh tersangka kepada kas negara pada Selasa (30/1). Sehingga total kerugian negera sepenuhnya telah dikembalikan oleh tersangka,” ujarnya.

Link Banner

Meskipun kerugian negara telah dikembalikan tersangka, jelasnya, bukan berarti kasusnya akan dihentikan oleh JPU Kejaksaan tinggi Maluku.

Baca Juga  Prakiraan Cuaca Ambon hari ini, Sabtu 22 Agustus 2020

”Kasusnya akan terus diproses oleh JPU Kejaksaan Tinggi Maluku, karena kasusnya telah ada pada tahap penuntutan sehingga JPU Kejaksaan tinggi Maluku tidak dapat menghentikan kasus tersebut, namun memberikan keringanan kepada tersangka dengan status penahanan sebagai tahanan Kota,” pungkasnya. (Yuli Harmusial)