Kemenag Gelar Jamarah, Kakanwil: Tahun 2020 Maluku Harus Jadi Embarkasi

oleh -75 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku terus konsen melakukan upaya peningkatan kualitas layanan haji, salah satunya dengan menjadikan daerah seribu pulau itu sebagai embarkasi haji antara (EHA) di tahun 2020 mendatang.

“Di Maluku ada rentang kendali yang rumit dari sisi konektivitas dan aksesibilitas, sehingga tidak ada pilihan lain di tahun 2020 Maluku sudah harus menjadi embarkasi haji antara,” demikian ditegaskan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Maluku, Fesal Musaad dalam kegiatan Jagong Masalah Umrah dan Haji (Jamarah) di gedung Asrama Haji Transit Maluku, Wiheru, Ambon, Senin (23/12).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Bidang Penyenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Maluku. Hadir sebagai narasumber, Kakanwil Kemenag Maluku, Kasubdit Pembinaan dan Advokasi Haji Ditjen PHU Kemenag RI, Dr. Wawan Junaidi, dan Kepala Biro Kesra Setda Maluku, Aji Muhammad.

Turut serta mendampingi para narasumber dalam memeberikan materi dialog pada kegiatan bertajuk “Mewujudkan Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah yang Inovatif dan Profesional” ini, Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Maluku, H. Yamin beserta Kabag TU, Jamaludin Bugis.

Link Banner

Kakanwil menjelaskan, subtansi dari kegiatan Jagong atau bakumpul bacarita tentang Masalah Umroh dan Haji (Jamarah) dengan melibatkan seluruh stakeholder baik eksternal maupun internal bertujuan untuk menyamakan persepsi tentang bagaimana meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji di Provinsi Maluku.

Baca Juga  Pengda Babel Terverifikasi Faktual, JMSI Kian Dekat Jadi Konstituen DP

Sebagai daerah kepulauan, Maluku termasuk wilayah yang terkoneksi antar pulau. Menurut Kakanwil, embarkasi haji merupakan solusi terbaik yang dinilai mampu memutus mata rantai penderitaan calon jamaah haji selama bertahun-tahun.

“Inilah program dan target yang ingin kita capai dari kegiatan jamarah ini. Karenanya, kami telah menyurati ke Pemprov Maluku untuk menyurati ke Kementerian Agama RI agar pengalihan Bandar Udara Pattimura Ambon segera ditetapkan menjadi embarkasi haji antara di tahun 2020. Kalau ini sudah berjalan normal, maka tidak menutup kemungkinan Maluku bisa menjadi embarkasi penuh yang dapat menerbangkan calon jamaah haji dari Kota Ambon langsung ke Jeddah, sekaligus tiga provinsi (Papua, Papua Barat dan Maluku Utara) akan terintegrasi ke Provinsi Maluku” terangnya.

Selain membahas persoalan pelayanan haji di Maluku, kegiatan jamarah ini juga mengulas masalah inovasi-inovasi haji tentang sistem zonasi, kemudian fast track atau jalur cepat embarkasi dan ini akan terus disosialisasikan ke seluruh stakeholder dan calon jamaah haji.

Baca Juga  Polda Malut Hentikan Kasus Dugaan Ijazah Palsu Usman Sidik

Kakanwil berharap, para calon jamaah haji bersama stakeholder akan memiliki pemahaman yang kompherensif agar kedepan penyelengaraan ibadah haji di Maluku semakin lebih baik.

Sementara disinggung terkait kuota haji di tahun 2020, Kakanwil menyebutkan Maluku masih mendapatkan jatah tetap sebanyak 1.272 jamaah. Dikatakan, ini yeng perlu disyukuri terlebih dulu sambil pihak Kemenag Maluku berkonsentrasi mewujudkan embarkasi haji sebagai solusi atas penderitaan calon jamaah haji dari pulau ke pulau dan agar mereka dapat kembali dengan predikat haji yang mabrur.

“Bukan jamaah haji mardut yang suka menyalahi-nyalahi orang, marah-marah, tukang fitnah orang. Itu yang kita inginkan,” harapnya.

Untuk persiapan Kemenag sendiri dalam menjadikan Maluku sebagai daerah embarkasi, Kakanwil mengatakan, hal itu tergantung persyaratan yang diamanatkan oleh Keputusan Menteri Agama (KMA), seperti tersedianya ruang imigrasi, ruang penerbangan, ruang kesehatan, ruang bea cukai, gedung, dapur dan fasilitas penunjang lainnya.

Baca Juga  Inilah Dua Klub Wakil Indonesia di AFC Cup 2021

“Kalau ini semua sudah terpenuhi, maka kita akan kedepankan 2P 1K atau dua pesawat satu kloter. Jadi satu kloter itu diterbangkan oleh dua pesawat sampai ke Makassar dan mereka tinggal menanti di ruang tunggu,  terima boarding pass langsung ke Jeddah, sekaligus kita menekan anggaran yang tidak perlu,” tandasnya.

Kegiatan jamarah pada tahun ini gencar diselenggarakan Kemenag RI di seluruh provinsi se – Indonesia dan 2020 juga akan ditetapkan sebagai tahun peningkatan kualitas bimbingan manasik haji.

Selain menggelar jamarah, di waktu yang sama, Bidang PHU Kanwil Kemenag Maluku menyelenggarakan kegiatan Pra Manasik Haji kepada para calon jamaah haji yang akan menunaikan ibadah haji di tahun 2020 mendatang. (red/shinta/inmas)