Kemenag Maluku Minta Perayaan 1 Muharram Terus Dilestarikan

oleh -67 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Perayaan pergantian tahun baru Islam 1441 H/2019 serentak berlangsung meriah di sejumlah daerah se – Provinsi Maluku. Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Maluku mengajak seluruh sekolah berbasis Islam dan desa di 11 Kabupaten/Kota, kedepan dapat terus melestarikan semarak 1 Muharram tersebut secara besar-besaran.

“Pada perayaan 1 Muharram 1441 Hijriah yang jatuh pada 1 September 2019, merupakan kali pertama terlihat di Maluku, banyak sekolah dengan siswanya dan desa dengan masyarakat yang beragama muslim merayakan tahun baru Islam secara besar-besaran. Dan ini harus tetap dilestarikan,” jelas Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Jamaludin Bugis, S. Ag. 

Disampaikannya, dalam perayaan 1 Muharram 1441 Hijriah tahun 2019, pihaknya sangat mendukung serta memberikan apresiasi setingginya atas pelaksanaannya secara meriah oleh seluruh sekolah berbasis Islam, dan sejumlah desa yang mayoritas penduduknya adalah muslim.

Baca Juga  Antisipasi rembesan insiden Surabaya, Polda Maluku siaga satu
Taman Belajar Masyarakat (TMB) Rumah Inspirasi Iha-Ulupiah, Kecamatan Huamual, Kabupaten SBB menggelar tablig akbar dan zikir menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1441 H/2019 M

Jamaludin mengatakan, seperti diketahui pihaknya, di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), seluruh sekolah madrasah dari Madrasah Aliyah (MA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Ibtidaiyah (MI), ditambah sebagian sekolah umum tingkat dasar hingga atas se – Kecamatan Salahutu sudah menggelar perayaan tahun baru Islam ini dengan cara menggelar karnaval pameran busana muslim dan adat khas Maluku di halaman MAN 1 Maluku Tengah, sejak Jumat (30/8/) lalu.

Link Banner

Namun tidak hanya itu, sambung Jamaludin, bahkan ada beberapa desa di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dan kabupaten/kota lainnya juga memeriahkan perayaan pergantian tahun baru Islam dari 1440 H ke 1441 H dengan cara melakukan zikir akbar sepanjang malam.

Baca Juga  Jika Terpilih Sebagai Bupati, ini 7 Program Prioritas Zulfahri Duwila Bangun Kabupaten Kepulauan Sula
Ribuan siswa-siswa madarasah menggelar karnaval di halaman MAN 1 Maluku Tengah.

“Semisal di Desa Latu, Desa Iha, Gemba dan Seram Barat yang ada di SBB. Walaupun berada di kawasan pedesaan, mereka juga telah membuktikan sekaligus bahwa menjaga kelestarian perayaan keagamaan sangatlah penting,” jelasnya.

Bahkan, bukan hanya sekedar melakukan zikir akbar oleh beberapa desa di SBB, telah diketahui pula perayaan tahun baru Islam yang dikemas melalui pawai ta’aruf diselenggarakan MIN 1 Ambon di sepanjang ruas jalan utama Kota Ambon.

Sementara di hari puncaknya, Selasa 1 September 2019 dini hari, kegiatan Festival Samarak Khazanah Budaya Islam Maluku yang diselenggarakan Ambones Youth Moeslem Maluku bersama Pemerintah Kota Ambon juga turut ikut memeriahkan tahun baru Islam 1 Muharram 1441 H/2019 M.

Baca Juga  Kadis Kesehatan Tidore Kepulauan Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Momentum tahun baru Islam dan pawai karnaval ini memiliki makna intropeksi diri serta hijrah ke arah yang lebih baik. Sebagaimana pesan tersirat tentang hijrahnya Nabi Muhammad SAW, dari Mekkah ke Madinah untuk membawa pesan-pesan perbaikan dari Allah SWT kepada seluruh umat manusia,” jelasnya usai menghadiri acara festival tersebut. (Keket)