Kemenhub Terbitkan Maklumat Pelayaran Pencarian Kapal MV. Nur Allya

oleh -66 views
Link Banner

Porostimur.com | Jakarta: Kementerian Perhubungan cq. Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Kamis (29/8) menerbitkan Maklumat Pelayaran No. 56/Phbl/2019 tanggal 28 Agustus 2019 tentang Pencarian Hilang Kontak kapal MV. Nur Allya di sekitar perairan utara Pulau Buru, Maluku.


Kapal MV Nur Allya hilang kontak dalam pelayaran dari Pelabuhan Sepo Wilayah Kerja UPP Weda Halmahera menuju Pelabuhan Morose Sulawesi Tenggara dengan membawa 25 Anak Buah Kapal (ABK) termasuk Nakhoda yang terakhir melakukan komunikasi pada tanggal 20 Agustus 2019.

Kapal MV. Nur Allya


Hingga saat ini, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate bersama dengan Basarnas Ternate dan unsur lainnya terus berupaya melakukan pencarian kapal dimaksud.

Baca Juga  Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19, Meninggal Dunia di RSUD Haulussy


“Hingga hari ini (29/8), hasil pencarian masih nihil. Pengecekan sinyal, monitoring maupun scanning untuk frekuensi 406.037 Mhz milik beacon MV Nur Allya juga belum ada informasi lebih lanjut,” ujar Direktur KPLP, Ahmad di Jakarta.

Link Banner


Adapun pencarian masih akan dilanjutkan dengan pemantauan dan berkoordinasi bersama Kantor SAR Ambon dan instansi terkait lainnya.


Melalui Maklumat Pelayaran , Ditjen Perhubungan Laut menyebarluaskan pesan mengenai hilangnya kapal tersebut. 

makpel kespel_20190829155851_page-0001.jpg

Dalam maklumat tersebut, Kementerian Perhubungan  meminta bila ada yang kapal yang berlayar di perairan Timur Indonesia, khususnya di wilayah Perairan Utara Pulau Buru mengetahui keberadaan kapal MV. Nur Allya agar segera menghubungi pihak Syahbandar setempat.
Selain itu, Direktur KPLP meminta agar kantor Kesyahbandaran Utama, kantor KSOP, kantor Distrik Navigasi, Kantor Pangkalan PLP, dan kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan serta Stasiun Radio dan Pantai untuk memantau keberadaan kapal tersebut.

Sementara itu, Basarnas Ternate bersama unsur yang terlibat terus berupaya melakukan pencarian dengan menggunakan menggunakan KN SAR 237 Pandudewanata.

Baca Juga  Kunjungi Gereja, Kapolda Maluku Gelar Tatap Muka Bersama Jemaat GPM Eliora Tiakur

Hingga hari keenam atau pada Rabu (28/8/2019) hasil pencarian masih nihil. Pengecekan sinyal, monitoring maupun scanning untuk frekuensi 406.037 Mhz milik beacon MV Nur Allya juga belum menemukan petunjuk keberadaannya.

Memasuki hari ketujuh, pencarian masih akan dilanjutkan dengan pemantauan dan berkoordinasi bersama Kantor SAR Ambon dan instansi Potensi.

“Operasi SAR hari keenam ditutup sementara dengan hasil nihil. Pencarian hari ke akan dilanjutkan pada Kamis besok (hari ini),” ujar Kepala Basarnas Ternate Muhamad Arafah. (RTL/red)