Kementrian Pendidikan RI Gelar Program Kemitraan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di SBB

oleh -100 views
Link Banner

@Porostimur.com |Piru: Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Babupaten Seram Bagian Barat (SBB), mempertemukan para guru inti dan guru mitra lewat program kemitraan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) yang dilakukan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI dari berbagai sekolah yang ada di SBB. Kegiatan berlangsung di Aula Hotel Amboina, Piru, Selasa, 10 September 2019.

Husen Silawane, selaku Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, dalam membacakan sambutan Kepala Dinas Pindidikan kabupaten SBB, Dr. M. Sangaji mengatakan, melalui kegiatan ini diharapkan adanya saling berbagi pengalaman, menginspirasi, dan mengembangkan kerjasama dalam upaya peningkatan dan pemeratan kualitas pendidikan.

Melalui program guru mitra dan guru inti dapat saling berbagi pengalaman, menginspirasi dan mengembangkan kerjasama dalam upaya peningkatan dan pemerataan kemampuan guru. Ujarnya.

Baca Juga  Wagub Buka Dialog Teleconfrence Pemulihan Maluku dari Covid-19

Lanjutnya Lewat program ini diharapkan dapat menghidupkan komunitas belajar profesional dengan fokus pada penguatan kualitas layanan pembelajaran.

Pemilihan guru inti dan guru mitra yang diundang dalam kegiatan ini berdasarkan berbagai indikator ,salah satunya capaian rata-rata nilai ujian Nasional(UN) dari sekolah yang terpilih harus tinggi. ” harap Sangaji .

Sedangkan guru mitra, berasal dari sekolah yang secara Nasional memiliki capaian nilai UN terendah (berdasarkan hasil UN tahun pelajaran 2018/2019) ” , kata Kadis dalam sambutan yang dibacakan kabid pendidikan dasar Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Husen Silawane

Program kemitraan tahun ini memiliki keunikan yakni, mengintegrasikan antara guru dan kepala sekolah, sehingga ada kesinambungan substansi yang dikerjakan oleh guru dan kepala sekolah.

“Keterpaduan program ini meliputi desain dan langkah program, lokasi dan sasaran program, serta substansi program. Selain itu, antara guru inti dan guru mitra dapat bertukar pengalaman. Para guru mitra dapat melihat, mengamati, dan mempelajari proses belajar mengajar di sekolah inti “, lanjutnya.

Baca Juga  Casilira dan Rama

Kadis berharap, melalui program ini nantinya guru inti dan guru mitra untuk dapat memberikan pemahaman kepada para peserta tentang jemitraan guru dan tenaga kependidikan.

“Disamping itu, nenggiring para guru dan kepala sekolah untuk berkolaborasi dan saling berbagi pengalaman terbaik dalam peningkatan mutu pembelajaran di kelas.” Kata kadis

Para guru mitra ini berasal dari perwakilan sekolah-sekolah yakni, SMPN 2 seram Barat, SMPN 5 Seram Barat, SMPN 12 seram Barat, SMPN 9 Seram Barat yang memiliki guru imbas sebanyak 100 guru.” Diharapkan pada tahun-tahun berikutnya mengalami peningkatan yang signifikan dari sekolah-sekolah yang ada pada kabupaten SBB demi untuk ” Kalesang Pendidikan “.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Seram Bagian Barat(SBB) Husen Silawane, S. Sos diikuti Oleh Nenden Hasanah Dari Universitas Pendidikan Indonesia, staf kementrian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia Wasis Ariwardoyo Dan Savannah Lumbantorun, Kepala bidang ketenagaan Dinas Dikbud SBB Abraham Tuhenay, SPd , 4 guru inti Dan 100 guru imbas yang Ada Di SBB. (Andy)