Kemuliaan dan Rahasia Ibadah Haji Menurut Syaikh At-Tuwaijri

oleh -13 views
Haji merupakan ekspresi pelaksanaan persaudaraan Islam dan persatuan umat Islam. Foto/Ilustrasi: Anadolu

Haji merupakan ekspresi pelaksanaan persaudaraan Islam dan persatuan umat Islam. Di mana sirna dalam ibadah haji segala perbedaan jenis, warna, bahasa, tanah air dan tingkatan, dan nampak hakikat penghambaan dan persaudaraan. Semua dengan satu pakaian, menghadap kepada satu kiblat dan menyembah satu Ilah (Tuhan).

Dalam buku “Ringkasan Fiqih Islam” karya Syaikh Muhammad bin Ibrahim At-Tuwaijridisebutkan haji merupakan madrasah , padanya seorang muslim membiasakan diri untuk sabar, ingat hari kiamat dan huru haranya, merasakan kelezatan menyembah Allah SWT, mengenal keagungan Rabb-nya, dan fakirnya semua makhluk kepada-Nya.

Haji adalah musim besar untuk memperoleh pahala, dilipatgandakan kebaikan dan ditebus segala kesalahan padanya. Padanya hamba bersimpuh di hadapan Rabb-nya dengan berikrar mentauhidkan-Nya, mengakui dosanya dan lemahnya ia dalam melaksanakan hak Rabb-nya. Sehingga ia pulang dari haji dalam keadaan bersih dari dosa, seperti hari ia dilahirkan ibunya.

Baca Juga  Bawaslu Ingatkan Potensi Gesekan Pada Tahapan Pilkada Serentak

Ibadah haji mengingatkan keadaan para nabi dan rasul ‘alaihimusshalatu wassalaam dan ibadah, dakwah dan jihad serta akhlak mereka, dan menanamkan jiwa berpisah keluarga dan anak.

Haji adalah timbangan, yang dengannya kaum muslimin mengenal keadaan dan kondisi mereka dalam hal ilmu pengetahuan dan kebodohan, kaya dan fakir, istiqamah atau penyimpangan.

No More Posts Available.

No more pages to load.