Kenapa Muslim Dilarang Warnai Rambut dengan Warna Hitam?

oleh -26 views

Porostimur.com, Jakarta – Umat Islam diperbolehkan untuk mewarnai atau menyemir rambut dengan warna tertentu. Ini berlaku bagi muslim laki-laki maupun perempuan.

Menukil dari buku Fiqih Islam wa Adilatuhu Jilid 4 yang disusun oleh Prof Dr Wahbah az-Zuhaili terjemahan Abdul Hayyie al-Kattani, dikatakan sepeninggal Nabi Muhammad SAW, Abu Bakar RA dan Umar bin Khattab RA pernah mewarnai rambut mereka dengan daun pacar dan daun katam. Daun tersebut kerap digunakan sebagai pewarna rambut ataupun kuku secara alami.

Warna yang dihasilkan biasanya kuning kemerahan hingga cokelat. Warna-warna ini diperbolehkan untuk mewarnai rambut.

Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta Dr KH M Nurul Irfan M Ag menjelaskan bahwa menyemir rambut dianjurkan dalam Islam sebagaimana bunyi hadits,

Baca Juga  Polisi Ciduk 3 Pelaku Pencabulan 2 Pelajar di Kuburan China Ambon

“Ubahlah uban ini dengan sesuatu, tetapi hindarilah warna hitam.” (HR Muslim)

Berdasarkan hadits di atas, muslim dilarang mewarnai rambut dengan warna hitam. Sebab, hal itu sama halnya seperti manusia yang menolak ketuaan.

“Karena kalau menyemir dengan hitam berarti menolak ketuaan. Ini yang dilarang dalam agama kalua menolak tua. Jadi, selain itu disemir dengan warna selain hitam silahkan, itu yang diperkenankan,” ujar pria yang juga akrab disapa Kyai Irfan saat dihubungi detikHikmah.

No More Posts Available.

No more pages to load.