Kepsek SMKN 5 Halsel Bantah Lalaikan Tugas

oleh -245 views
Link Banner

Porostimur.com, Labuha – Kepala SMKN 5 Halmahera Selatan (Halsel) membantah pemberitaan tentang dirinya yang lalai bertugas. Kepada porostimur.com Kepala SMKN 5 Radhia Hasyim mengatakan dugaan ia meninggalkan tugas adalah tidak benar.

“Saya tidak meninggalkan tugas, ini hanya miskomunikasi karena pada tahun 2022 kami dari SMKN 5 Halsel sering ke Labuba karena kepengurusan soal administarsi terkait ujian sekolah dan kegiatan lainnya yang diselenggarakan oleh dinas”, tandas Radhia melalui telepon seluler Ahad, (6/3/2022)

Menurutnya dikarenakan jarak kota Labuha sebagai pusat administrasi dengan tempat sekolah yang dipimpinnya cukup jauh dan mengharuskan dirinya untuk nginap selama kepengurusan terkait kepentingan SMKN 5 Halmahera Selatan.

“Jarak dari Kukupang ke Labuha dengan motor laut cukup jauh, jadi saat pengurusan saya harus nginap sampai pengurusan sudah selesai barulah baik ke tempat tugas dan saya ke Labuha itu untuk pengurusan administarsi menyangkut dengan Dana BOS dan sekolah punya keperluan lain”, cetus Radhia

Tak hanya itu Radhia membantah bahwa beberapa sumber yang mengatakan dirinya tinggalkan tugas dan berdiam diri di Labuha itu tidaklah benar pasalnya, sumber (siswa) yang berkomentar seperti yang diberitakan media sebelumnya bukan siswa dari SMKN 5 tersebut. “Nama siswa yang kasih keterangan untuk diberitakan namanya tidak ada dalam daftar siswa di kita punya sekolah”, bebernya

Baca Juga  Mahasiswa dan Memorialisasi Sejarah yang Tercecer

Selain kepengurusan terkait keperluan sekolah, Radhia mengaku sering ke Ternate untuk ikut kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh dinas.

“Yang lalu Saya dengan beberapa dewan ikut kegiatan provinsi di Ternate pada tanggal 18 Januari soal Arkas dan sosialisasi Dana BOS dan setelah itu kami langsung balik ke tempat tugas beberapa minggu kemudian saya balik ke Labuha pada tanggal 28 Januari untuk ikut sosualisasi soal persiapan unjian di tahun 2022 di Kantor Cabang Dinas Halsel sekaligus dengan penyusunan soal. Jadi yang dikatakan sumber saya tinggal tugas itu tidak benar”, tandasnya.

Senada disampaikan Sekertaris Cabang Dinas Halsel Jasmin, S.Pd, MM , bahwa menjelang 2022 semua kepala sekolah disibukkan dengan kesiapan ujian sekolah yang akan dihadapi sekolah menengah atas dan kejuruan.

Baca Juga  Kakanwil Kemenag Maluku Kukuhkan Pengurus KKG, MGPM, KKM, MGBK dan Pokjawas Tingkat Provinsi

Jasri menuturkan dipicu keterlambatan pencairan Dana BOS, kepala sekolah SMA/SMK diharuskan melakukan pinjaman untuk keperluan sekolah maupun honorer dewan.

“Karena memasuki 2022 ini semua kepala sekolah harus menyiapkan administarsi ujian sekolah yang akan dihadapi semua sekolah baik penyusunan soal dan lainnya”, tutur Jasmis melalui sambungan telepon seluler.

Jasmin bilang benar adanya bahwa Radhia tidak mangkir dari tugas. Sebab keberadaan kepsek tersebut di Labuha dapat memantau langsung sejumlah siswanya yang saat tengah melaksanakan prakter di perusahaan serta serta rapat partisipasi soal Ujian Sekolah tahun 2022 bersama dua orang guru SMKN 5 Halsel.

“Ibu Radhia itu ke Labuha karena ada siswa SMK N 5 yang saat ini sedang ikut praktek di perusahaan Panamboang”, jelas Jasmin mengakhiri. (Adhy)

No More Posts Available.

No more pages to load.