Kesiapan Sidang Sinode Keuskupan Amboina ke III dan Perayaan Syukur 25 Tahun Mgr. P. C. Mandagi Msc Sudah 98 Persen

oleh -102 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Persiapan Pelaksanaan Sidang Sinode III Keuskupan Amboina dan Perayaan Syukur 25 Tahun Uskup Mgr. P. C. Mandagi, Msc sudah berjalan 98 Persen.

Sidang Sinode 3 Keuskupan Amboina tahun 2019 ini, akan berlangsung dibawah sorotan tema: “Gereja Katolik Keuskupan Amboina Membarui dan Memurnikan Diri dan Pelayanannya di Maluku dan Maluku Utara Demi Perwujudan Dirinya sebagai Gereja yang Mandiri”.

Uskup Mgr. P.C.Mandagi, Msc mengatakan dirinya sangat bersyukur kepada panitia sinode dan panitia Episkopal yang telah menyiapkan kegiatan dan acara ini dengan baik, karena mereka telah berusaha keras untuk terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya berterima kasih kepada pemerintah provinsi Maluku, pemerintah kabupaten/kota, tokoh-tokoh agama atas dukungannya, karena pesta ini adalah pesta perdamaian, cinta kasih, dan persaudaraan,” kata Uskup Mandagi.

Link Banner

Ketua Panitia Organizing Commitee Pelaksanaan Sinode III Keuskupan Amboina dan Perayaan Syukur 25 Tahun Mgr. P.C. Mandagi, Msc, Titus Renwarin mengatakan perkembangan persiapan ini sudah dimulai sejak februari 2019 kemudian sudah di launching pada mei 2019 kemarin itu adalah tahap awal persiapannya. Sekarang kalau sudah sampai pada tahap ini terus pakai presentasi sudah 98%, semua sudah siap tinggal 2% dan tinggal lihat dilapangan hal-hal teknis apa saja yang kurang.

Baca Juga  Siaga, Damkar himbau masyarakat batasi pemekaian listrik berlebihan

“Jadi 3 kegiatan besar yang hrus dilaksanakan pada persiapan ini yaitu: pertama pelaksanaan sinode sendiri, pelaksanaan sinode ini pembukaannya dilaksanakan pada tanggal 9 september 2019 kita harapkan serimonialnya dibuka jadi diawali dengan misa kudus bagi umat katolik pertama bagi peserta sinode kemudian dilanjutkan dengan seremoni yang nanti dibuka oleh wakil gubernur maluku itu sudah fix karena gubernur pada saat yang sama ada kegiatannya jadi di buka oleh wakil gubernur,” Katanya.

Dirinya menjelaskan sinode ini berlangsung dari tanggal 9 sampai tanggal 15, peserta sidang sinode ini dari wilayah keuskupan, yang pertama wilayah keuskupan maluku utara 18 orang, wilayah keuskupan perwakilaseram buru 20 orang, wilayah keuskupan perwakilan kota ambon 16 orang, wilayah keuskupan perwakilan kei kecil 30 orang, wilayah keuskupan perwakilan kei besar 12 orang, wilayah keuskupan perwakilan KKT (kabupaten kepualauan tanimbar) dan MBD itu 35 orang dan wilayah keuskupan perwakilan pulau-pulau aru 10 orang, jumlahnya yaitu 141 orang di tambah dengan para pastor yakon dan suster itu 59 jadi jumlah keseluruhan kurang lebih 200 orang.

Setelah perayaan episkopal akan dilanjutkan dengan acara lainnya, karena Gubernur Maluku berkenan menjamu para uskup se-Indonesia bahwa kurang lebih 15 uskup yang hadir, para pastor pasti akan datang dan tamu undangan uskup. Para peserta-peserta sinode 3 sebanyak 200 orang, akan ke kediaman Gubernur Maluku di Mangga Dua Ambon pada tanggal 18 September 2019 dari jam 12:00 sampai jam 14:00.

Baca Juga  SKK Migas-Inpex Salurkan Bantuan Kepada Warga Terdampak Corona di Tanimbar

“Kita sudah atur jadwalnya demikian malamnya tanggal 18 september 2019 itu perayaan puncak epis kopal yang didahului denga misa kudus. Jadi nanti sepanjang jalan pattimura kita sudah minta izin dari pihak perhubungan untuk setengah jalan ditutup pada saat perayaan puncak. Dimulai perayaan puncaknya dulu baru jalannya akan ditutup untuk sementara saja dan hal ini kemudian mendapat dukungan dari gubernur langsung,” jelasnya.

Kemudian malam harinya perayaan dimulai dari umat keuskupan yaitu misa dimulai dari jam 17:30 diperkirakan misa akan selesai pada pukul 18:30. Nanti akan dilanjutkan dengan makan patita bersama di keuskupan, kemudian 19:30 tamu-tamu diarahkan menuju aula xaverius tempat yang akan dirayakan seremoni perayaan episkopal. Pada acara ini akan ada surprise-surprise, ini sudah dibentuk dalam drama musikal nanti bisa disaksikan oleh umat sekalian. Persiapannya sudah 98% dan konsolidasi akhir nanti pada hari sabtu 7 september 2019 di aula gonzalo, yang lainnya sisa 2%.

Baca Juga  Rusia: Israel Caplok Tepi Barat akan Provokasi Kekerasan

Titus mengharapkan penuh dukungan pemerintah dan semua umat secara khusus umat katolik agar semuanya dapat berjalan dan dirahmati oleh Tuhan. Dan dukungan bagi masyarakat Maluku khususnya warga Kota Ambon untuk partisipasi dan dukungan doa juga untuk gangguan-gangguan kecil yang akan terjadi akibat pelaksanaan perayaan ini, terutama dijalan Pattimura karena akan terjadi penutupan dari jam 12:00 WIT sampai 24:00 WIT.

“Kami memohon maaf akan ketidaknyamanan yang akan terjadi dijalan nantinya, semoga penyelenggaraan ini akan berjalan dengan lancar,” pinta titus.

Sementara itu, P.Bernard Rahawarin, Ketua Steering Commite menambahkan sidang sinode 3 adalah memperbaharui diri, katakanlah sebuah evaluasi untuk maju kedepan. Temanya adalah Kerja Uskup Amboina Memperbaharui dirinya, pelayanannya bagi umat Maluku dan Maluku Utara menuju gereja yang mandiri.

Dirinya menjelaskan ada 10 materi yang akan dibahas nantinya. “persekutuan, peribadatan, pelayanan, kesaksian, pewarnaan, keluarga, sekolah-sekolah katolik, rumah sakit dan balai pengobatan katolik, seminari dan juga areka-areka, pengelolaan harta benda gereja,” Jelasnya.

Episkopal merupakan perayaan puncak 25 tahun pentahbisan Uskup Diosis Amboina, Mgr. Petrus Canisius Mandagi, MSC. (Ebot)