Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Bikin Warga Kota Ambon Kurang Energi

oleh -29 views

Porostimur.com, Ambon – Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Ambon, Maluku sebesar 24,12% pada 2023.

Angka tersebut turun 0,01% dari tahun sebelumnya sebesar 24,13%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 4,27%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 8,53% pada 2023. Berarti, PoU di Kota Ambon lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat. Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Ambon yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 24,12% dari total penduduk.

Baca Juga  Bos Oposisi Israel Sebut Netanyahu Cengeng dan Pengecut

Dibanding 10 kabupaten/kota lain di Provinsi Maluku, PoU di Kota Ambon ada di urutan pertama. Wilayah dengan PoU tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Buru Selatan (38,87%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Maluku pada 2023:

  1. Kota Ambon: 24,12%
  2. Kabupaten Maluku Barat Daya: 26,59%
  3. Kabupaten Buru: 28,23%
  4. Kabupaten Buru Selatan: 38,87%
  5. Kota Tual: 29,31%
  6. Kabupaten Maluku Tenggara: 31,66%
  7. Kabupaten Kepulauan Aru: 31,68%
  8. Kabupaten Seram Bagian Timur: 31,79%
  9. Kabupaten Seram Bagian Barat: 32,7%
  10. Kabupaten Maluku Tenggara Barat: 34,05%
  11. Kabupaten Maluku Tengah: 34,62%

(red/katadata)

No More Posts Available.

No more pages to load.