Ketika Diam Dianggap sebagai Sebuah Pengkhianatan

oleh -121 views

SP merasakan ada aroma yang salah dalam periode kedua kepemimpinan Jokowi, kehilangan keberpihakan kepada rakyat dan hilangnya rasa keadilan. Pilihan SP tidak boleh diam, dia harus angkat bicara dan menyuarakan kembali gaung restorasi yang terbungkam selama periode kedua kepemimpinan Jokowi.

Perubahan dan keberlanjutan menjadikan Indonesia lebih baik lagi adalah pilihan perjuangan politiknya. Rekam jejak Anies selama memimpin Jakarta, menjadi daya tarik tersendiri baginya. Melalui rapat kerja nasional Partai NasDem, SP tak ragu menegaskan Anies sebagai capres yang dia usung. Pilihan inilah yang membuat Jokowi geram dan berusaha menekan dan membungkam SP.

Sikap dan reaksi SP selama ini memang masih terasa datar dan menjaga perasaan Jokowi. Meski Partai NasDem diperlakukan dengan semena-mena dan tidak baik, SP selalu mengatakan bahwa loyalitas NasDem terhadap pemerintahan Jokowi tak akan berubah sampai berakhirnya pemerintahan ini.

Baca Juga  Polisi Tangkap Selebgram Makassar saat Open BO di Hotel, Tarifnya Rp10 Juta

Sikap datar dan santun menjaga perasaan koalisi pemerintahan, nampaknya dibenak Jokowi diartikan lain, diartikan sebagai kelemahan dan ketergantungan NasDem kepada kekuasaan, sehingga tekanan terhadap Partai NasDem dan SP semakin keras dengan harapan NasDem dan SP berubah sikap dan meninggalkan Anies dan Koalisi Perubahan.

No More Posts Available.

No more pages to load.