Ketika Gerakan Kiamat Cengkeram Kaum Muda Timur Tengah

oleh -72 views
Gerakan kiamat yang meresahkan mencengkeram kaum muda di Timur Tengah. Foto/BBC Iraq

Namun, Jamaat al-Qurban adalah doktrin yang ditolak oleh Muslim Syiah dan dianggap sesat.

Kasus di Irak dan Lebanon bukan satu-satunya.

Kelompok lainnya, kali ini berbasis di London, mendesak pengikut media sosial untuk menyumbangkan uang untuk pembelian tiga pulau pribadi. Di sana, kata Syekh Yasser al Habib, jamaah Syiah Dua Belas-nya akan menjalani kehidupan spiritual yang ketat sebagai persiapan untuk kembalinya mesias mereka.

Syekh Yasser al Habib menggunakan media sosial untuk mengumpulkan dana guna membeli beberapa pulau agar dia dapat mempersiapkan pengikutnya menghadapi akhir zaman.

Sebuah kelompok, yang dipimpin oleh seorang pengkhotbah yang mengenakan beanie di Inggris, menyampaikan pesan yang sangat berbeda. Zaaimi menggambarkannya sebagai “Agama Damai dan Cahaya Ahmadi”. ”Sebuah percampuran iman sinkretis (gabungan), kepercayaan New Age, reinkarnasi jiwa, dewa-dewa Mesir kuno, dan alien luar angkasa,” katanya.

Baca Juga  IUP Bermasalah, Temuan DPRD hingga BPK Bayangi PT Karya Wijaya

Mereka telah mengubah sebuah panti asuhan tua di Manchester menjadi sebuah kuil tempat mereka memberitakan kehancuran Arab Saudi, Mesir dan Yordania.

“Ini hanyalah puncak gunung es,” kata Zaaimi. “Insiden-insiden aneh ini—bersama dengan berkembangnya puluhan sekte kiamat lainnya yang dipimpin oleh orang-orang yang mengaku sebagai nabi, dan tokoh-tokoh yang memiliki kompleks Mesias—harus dipahami sebagai fenomena sosial.”

No More Posts Available.

No more pages to load.