Ketua DPRD Halut Sebut Muchlis Tapi Tapi Keliru dan Wajib Klarifikasi

oleh -87 views
Link Banner

Porostimur.com | Tobelo: Pernyataan calon wakil bupati Halmahera Utara Muchlis Tapi Tapi yang disampaikan dalam debat kandidat di salah satu televisi swasta nasional pada Ahad (8/11/2020) malam, dinilai keliru.

Dalam debat tersebut, Cawabup Muchlis TapiTapi menyampaikan penyebabnya tersendatnya pembayaran Penghasilan Tetap (Siltap) perangkat desa, karena terhentinya dana Kontribusi Pembangunan Daerah (KPD) dari PT. NHM kepada Pemkab Halut.

Ketua DPRD Halmahera Utara, Julius Dagilaha menilai pernyataan cawabup petahana itu keliru dan oleh sebab itu Dia meminta Muchlis untuk melakukan klarifikasi.

Menurut Julius, terhentinya KPD itu, bermula saat pengalihan saham PT. NHM dari PT. Newcrest ke PT. Indotan. Kondisi itu, berpengaruh pada fiskal daerah yang mengalami penurunan. Pernyataan itu menurut Julius  sangat tidak rasional.

Sebab kata Julius, yang diketahui olehnya, terhentinya dana KPD dari PT. NHM terjadi sejak tahun 2018, atau tepatnya ditahun kedua kepemimpinan Frans Manery dan Muchlis Tapi Tapi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara.

Baca Juga  Pemkot Siap Laksanakan Kembali Vaksin Massal

“Kala itu masih dalam manajemen PT. Newcrest belum PT. Indotan, persoalan ini harus diluruskan, sepengetahuan saya, pengalihan saham dari PT. Newcrest ke PT. Indotan di 31 Desember 2019, dan PT. Indotan mulai beroperasi di Februari tahun 2020 kemarin, jadi keliru kalau ada pernyataan begitu,” kata politisi partai Demokrat ini kepada wartawan (Senin 9/11/2020).

Klarifikasi kata Julius, penting disampaikan. Jika tidak, maka dikhawatirkan ini menyebarkan informasi yang tidak berdasarkan fakta. Selain itu kata Julius, pernyataan tersebut bisa menimbulkan ketersinggungan berbagai pihak, terutama bagi PT. Indotan. (red/hulondalo)