Soal Penistaan Agama, Ketua KAMMI Minta Maaf Kepada Masyarakat Kepulauan Sula

oleh -1.188 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Ketua KAMMI Daerah Kepulauan Sula, Tamsil Fokatea memyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Kepulauan Sula atas keikusertaannya dalam konfernsi pers bersama sejumlah ketua organisasi pemuda beberapa hari lalu di Sanana, terkait masalah penistaan agama oleh sejumlah oknum.

Kepada media pers di Waimua Cafe, Sabtu (1/2/2020) malam ini, Fokatea menyatakan penyesalannya, sekaligus menarik diri serta organisasi KAMMI dari pernyataan tersebut, yang menurutnya telah menimbulkan keresahan di masyarakat.

“Selaku pribadi dan organissasi, Saya menyampaikan permohonan maaf atas keberadaan saya pada peritiwa konferensi pers itu. Saya mohon maaf kepada para tetua, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para senior dan rekan-rekan KAMMI serta seluruh masyarakat Kepulauan Sula,” ucap Fokatea.

Baca Juga  Buzzer Rusak Demokrasi, Iwan Fals ‘Tampar’ Lewat Lagu

Kepada wartawan, Tamsil menyatakan bahwa kasus penistaan agama di Kepulauan Sula benar-benar terjadi dan saat ini pelakukan telah ditahan atau ditangani oleh Polres Kepulauan Sula.

Dan oleh sebab itu, dirinya selaku pribadi maupun sebagai Ketua KAMMI Kepulauan Sula memohon maaf karena telah mengambil langkah yang keliru akibat ketidak pahaman dan kurangnya informasi sehingga sikapnya tersebut telah menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat.

“Bahwa kasus penistaan agama di Kepulauan Sula bukan issue, bukan hoax, tetapi benar-benar terjadi. Kepada kawan-kawan yang telah melakukan konferensi pers bersama, kami mohon maaf karena bersama ini kami menyatakan menarik diri dari pernyataan bersama tersebut,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Tamsil juga mengajak seluruh masyarakat agar dapat mempercayakan kasus-kasus penistaan agama yang terjadi kepada aparat kepolisian untuk memprosesnya sesuai aturan hukum yang berlaku.

Taslim juga meminta aparat kepolisian agar segera memproses kasus tersebut hingga tuntas dengan seadil-adilnya.

Baca Juga  Kacau! 5 Pemain Top Barcelona Pimpin Pemberontakan pada Ronald Koeman

“Kami mengajak semua masyarakat agar mendukung pihak kepolisian untuk menyelesaikan kasus-kasus tersebut hingga tuntas. Sekali lagi kami mohon maaf atas kekhilafan yang telah kamiperbuat,” pung kasnya. (red/ifo)