Ketua Komisi IV DPRD Maluku Diduga Terkonfirmasi Positif Covid-19

oleh -199 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Maluku, dikabarkan positif Covid-19. Riwayat terkonfirmasi wakil rakyat itu menurut Ketua Harian GTPP Covid-19 Provinsi Maluku, Kasrul Selang yang bersangkutan adalah pelaku perjalanan yang baru pulang dari tugas kedewanan.

”Satu Anggota DPRD terkonfirmasi positif Covid-19, inisial SA. Positif, pelaku perjalanan ini yang kemarin melakukan perjalanan, diperiksa reaktif dan ternyata di swab positif. Dari pihak DPRD hanya satu saja yang positif, sisanya masih tracking dan menunggu hasil swab,” sebut Kasrul, Senin (3/8/2020) di lobby Kantor Gubernur Maluku, kepada sejumlah wartawan.

Kasrul menjelaskan, pelayanan di DPRD Maluku tetap jalan. Menurutnya, beberapa orang ditracking, yang kontak erat selama yang bersangkutan lakukan tugas kedewanan dan masih menunggu hasil swab.

Baca Juga  Bawakan Sabu untuk Suami yang Dipenjara, Nurhayati Ikut Masuk Bui

Kendati demikian, Kasrul mengakui, kebijakan Sekretaris DPRD Maluku, seluruhnya akan di swab.

Link Banner

”Tetapi kebijakan Sekwan, semuanya ditest. Kontak erat sekitar itu harus diperiksa,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Maluku, Lucky Wattimury ketika dikonfirmasi mengenai hal tersebut belum bisa memastikannya, dengan alasan harus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Maluku.

“Saya juga mendapat informasi itu dan oleh karena itu hari ini sudah ada pengetatan untuk orang masuk dan keluar kantor tapi untuk wartawan bolehlah, namun tetap waspada dan berhati-hati karena informasi yang saya dapat baik anggota maupun pegawai ada yang reaktif,” tandas Wattimury kepada wartawan, Senin (3/8/2020) di Baileo Rakyat, Karang Panjang.

Wattimury masih berharap agar informasi itu tidak benar. “Tetapi kami juga belum memastikan, karena hari ini juga kami akan mengecek langsung bagaimana hal itu, dan juga kita akan berkoordinasi dengan gugus tugas apakah yang diinformasikan betul atau tidak mudah-mudahan itu tidak benar,” tandas Wattimury.

Baca Juga  Hadapi Strategi Kubis China di Natuna, Belain Minta TNI Siaga Tempur

Tetapi jika informasi itu benar, kata Wattimury, DPRD secara kelembagaan harus waspada. Olehnya itu, dirinya menghimbau masyarakat untuk membatasi kunjungan ke DPRD.

“Kami tidak mau masyarakat menjadi korban sementara kami juga tetap berhati-hati dan menjaga diri, sehingga masyarakat juga tahu bahwa kami melindungi masyarakat. Oleh karena itu kita harus menjaga satu sama yang lain,” ujar Wattimury. (keket)