Ketum Himapel Tantang Bupati Kepulauan Tanimbar Hadiri Aksi Jilid II

oleh -165 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Aksi demontrasi yang digelar oleh Himpunan mahasiswa Pemuda Lelemuku-KKT Ambon mengganggu dan menyita perhatian banyak pihak. Ada sebagian besar pihak yang mendukung dan ada juga sebagian kecil yang menyatakan bahwa tidak menyetujui proses aksi damai yang dilakukan.

Bupati Kepulauan Tanimbar tak menahan diri untuk mengomentari aksi damai tersebut. Meski demikian para aktivis aksi damai tersebut meresponi tanggapan dari orang nomor satu KKT itu.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pemuda Lelemuku Kabupaten Kepulauan Tanimbar-Ambon Nikodemus A. Saulahirwan, SH mengapresiasi dukungan Pemda Tanimbar dalam hal ini Bupati Kepulauan Tanimbar Bpk.Petrus Fatlolon, SH., MH kepada Himapel terkait aksi demo yang dilakukan pada 12 Oktober 2020 di Kantor Kejati Maluku, Kantor Polda Maluku, Kantor Gubernur Maluku, dan Kantor DPRD Maluku walaupun dukungan tersebut sisertai dengan kuat dugaan  dari Pak Bupati Bahwa Ada yang mensponsori gerakan kami sebagaimana diberikan pada salah satu media.(red-indonesia timur.co/15/10/2020 yang rilisan judul Bupati Fatlolon Beri Dukungan Penuh Untuk Demo Berantas Korupsi)

Baca Juga  Kuburan Amblas & Penuh Cairan Merah, Imam Masjid Ungkap Sifat Almarhum saat Hidup

Lanjut Ketum Himapel, Saya berterima kasih kepada Pemda KKT dalam hal ini Bupati Kepulauan Tanimbar atas pernyataan dimaksud, kalau memang pak Bupati Mendukung Gerakan kami maka saya meminta sekaligus menantang beliau untuk hadir saat kami melakukan aksi Jilid II di Kota Ambon. Kami ingin bersama-sama pak bupati masuk ke kantor BPKP Maluku, Kantor Gubernur Maluku, dan Kantor DPRD Provinsi Maluku untuk mempertanyakan sekaligus diskusi bersama-sama pimpinan dan angota, baik itu kepala BPKP dan Anggota, Gubernur Maluku  dan jajaran serta Ketua & anggota DPRD Provinsi Maluku terkait sejumlah tuntutan kami, (Ambon,18/10/2020).

Link Banner

“Saya juga ingin sampaikan bahwa kalau memang Pemda KKT dalam hal ini Bpk.Petrus Fatlolon sebagai Bupati benar-benar  mendukung aksi atau gerakan yang kami lakukan  ini maka pemda tidak harus memfasilitasi gerakan kami untuk membantu Pemda dan masyarakat Tanimbar yang kami butuhkan adalah sikap dan serta kehadiran Bupati saat kami melakukan aksi jilid 2.” tandas Saulahirwan

Baca Juga  Kodam Pattimura Sembelih 8 Hewan Kurban

Lanjut Saulahirwan, apabila Bupati tidak hadir dalam Aksi Jilid II yang kami lakukan  maka kami akan mempertanyakan dukungan dan dugaan yang disampaikan oleh Bupati Kepulauan Tanimbar bahwa apakah beliau serius atau hanya sekedar berkata-kata saja?. Kamipun akan tetap komitmen dan mempertahankan eksitensi serta integritas dan idealis kami dalam pergerakan ini demi dan untuk masyarakat tanimbar.

Kata Saulahirwan saya, mewakili potensi Himapel KKT-Ambon memohon dukungan dari semua pihak dan semua masyarakat Tanimbar untuk setiap hal yang kami lakukan demi dan untuk masyarakat Tanimbar semata,” tutup Saulahirwan. (olof)