Kunjungi Sofifi, Tim Visitasi Kemenag Minta Pemprov Malut Update Data Usulan Kegiatan STQ

oleh -49 views
Link Banner

Porostimur.com | Sofifi: Guna memastikan layak atau tidaknya Maluku Utara menjadi tuan rumah Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat Nasional ke-26 tahun 2021, Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Dr. Jurair MA, bersama Tim Visitasi Kementerian Agama (Kemenag) RI, melakukan kunjungan ke lokasi kegiatan di Kota Sofifi Provinsi Maluku Utara, Senin (09/3/2020) kemarin.

Sebelum turun ke lokasi, Tim Visitasi Kemenag RI melakukan pertemuan terbatas bersama Wakil Gubernur Maluku Utara M. Al-Yasin yang didampingi Kakanwil Kemenag Malut H. Sarbin Sehe serta sejumlah pimpinan OPD.

Dalam pertemuan tersebut, Wakil Gubernur Al- Yasin atas nama Pemda Malut menyampaikan kepada tim visitasi sejumlah kesiapan baik dari sisi infrastruktur, akomodasi dan kesiapan lainnya yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Maluku Utara selaku tuan rumah.

Baca Juga  1 Tahun Ambon UNESCO City Of Music, Pemkot Gelar Colorful ACOM

Sebagai ilustrasi persiapan, Wagub Al-Yasin menyampaikan tribun utama STQ berlokasi di depan Masjid Raya Provinsi Maluku Utara yang berada di Kota Sofifi.

Sementara dari sisi infrastruktur, Pemda akan menyiapkan perumahan sebanyak 400 unit untuk para kafilah dari 33 Provinsi. Sedangkan untuk tamu VIP dan lainnya konsentrasinya di Kota Ternate dan penyeberangan ke Sofifi akan disiapkan dengan angkutan transportasi laut baik itu kapal cepat, ferry maupun fasilitas transportasi laut lainnya.

Dalam kunjungannya ke lokasi, Direktur Penais Jurair bersama tim visitasi melihat langsung lokasi yang bakal dijadikan tempat perhelatan ajang nasional ini.

Walaupun belum ada kata kepastian Malut menjadi tuan rumah pelaksanaan STQ ke -21 karena belum memiliki kepastian hukum dari menteri Agama, Namun Wagub berharap agar tim bisa menyampaikan kepada Menteri Agama agar bisa menetapkan Malut sebagai tuan rumah nanti.

Sementara Tim Visitasi yang diketuai oleh Dirjen Penais Dr. Jurair berharap agar data dari Pemda Malut terkait pengusulan kegiatan STQ secepatnya diupdate sesuai perubahan kondisi saat ini, sehingga data tersebut bisa disampaikan kepada Menag untuk dipertimbangkan. (red/rtm)