Di tengah pembagian emas yang ada, ketiganya merasakan lapar. Akhirnya, mereka sepakat untuk membeli makanan. Si pengikut Nabi Isa AS inilah yang diutus untuk membelikan makanan untuk mereka bertiga, sedangkan kedua orang asing itu bertugas menjaga emas yang ada.
Kemudian, si pengikut pergi menuju desa terdekat untuk membeli makanan. Kemudian terlintas pikiran jahat di antara dua orang tersebut. Kedua orang asing mulai mendiskusikan rencana untuk membunuh pengikut tersebut.
“Untuk apa kita terima penawarannya? Bukankah kalau kita membunuh dia, emas ini akan menjadi milik kita berdua? Dengan demikian, masing-masing kita bisa mendapatkan bagian lebih banyak,” ujar keduanya.
Keduanya pun akhirnya berencana untuk membunuh si pengikut tersebut ketika ia kembali. Tidak lama kemudian, datanglah si pengikut Nabi Isa AS dengan membawa tiga bungkus makanan. Setelah mengetahui si pengikut datang, tanpa berpikir lama, kedua orang asing itu langsung menyergap si pengikut dan membunuhnya.
Sebab, mereka berdua masih dalam kondisi lapar, mereka mengambil makanan yang dibawa oleh si pengikut dan segera memakannya. Meski demikian, mereka berdua pun mati karena makanan tersebut telah diberi racun oleh sang pengikut itu.











