KKP Kembali Tangkap 2 Kapal Ikan dan 9 Rumpon Ilegal Asal Filipina

oleh -36 views
Link Banner

[carousel_slide id=’11594′]

@porostimur.com | Bitung : Dua unit Kapal Perikanan Asing (KIA) asal Filipina serta 9 (sembilan) rumpon ilegal milik nelayan Filipina berhasil diamankan oleh pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Kapal Pengawas Perikanan (KP) Orca 04.

Dua Kapal dan sembilan rumpon itu, ditertibkan di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Laut Sulawesi yang juga merupakan Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) 716, pada Kamis (1/8) lalu.

Penangkapan 2 kapal dan penertiban 9 rumpon tersebut dilakukan oleh KP Orca 04 yang dinakhodai oleh Capt. Eko Priyono dalam operasi pengawasan sumber daya kelautan dan perikanan.

Link Banner

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Agus Suherman dalam siaran pers yang diterima porostimur.com, Sabtu (3/8) mengatakan, operasi ini menargetkan kapal-kapal perikanan dan rumpon ilegal asing yang beroperasi di perairan Indonesia.

Baca Juga  Warga Lapor Kades Waiboga ke Kejari Sanana

“Dua kapal atas nama FB Full Blast (3 GT), dan FB LB Vient 009 (13.46 GT), ditangkap karena melakukan penangkapan ikan di perairan Indonesia tanpa izin. Begitu juga sembilan rumpon ditertibkan karena dipasang tanpa izin dari Pemerintah Indonesia,” ungkapnya.

“Dalam penangkapan kedua kapal yang diawaki masing-masing oleh 3 orang WN Filipina, berhasil diamankan sekitar 200 kg ikan tuna dan cakalang hasil tangkapan ,” tambah Agus Suherman.

Kedua kapal dan rumpon-rumpon tersebut beserta awaknya kini telah diamankan di Pangkalan PSDKP Bitung Sulawesi Utara untuk proses hukum lebih lanjut oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan.

“Terhadap pelanggaran kapal perikanan asing yang melakukan penangkapan ikan di Indonesia tanpa izin, maka sesuai Undang-Undang Perikanan pelaku dapat diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar,” tegas Agus.

Baca Juga  Masyarakat Serbu Lantamal IX Selamatkan Bumi untuk Anak Cucu

Penangkapan kapal asing tersebut menambah jumlah KIA yang ditangkap oleh KKP karena melakukan illegal fishing di perairan Indonesia. “Selama 2019, sejumlah 45 KIA yang terdiri dari 18 Malaysia, 18 Vietnam, 8 Filipina, dan 1 Panama berhasil ditangkap oleh armada kapal pengawas perikanan KKP. Sementara itu, 91 rumpon ilegal milik nelayan Filipina dan 5 rumpon ilegal milik nelayan Malaysia yang juga ditertibkan pada tahun 2019,” tutup Agus. (red/dan/bsc)