KM Mitra Papua dan KM Liberti Akan Pasok Bapok dan Obat-obatan ke KKT & MBD

oleh -63 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Warga di beberapa pulau di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) dan Maluku Barat Daya seperti Pulau Damer kini kekurangan pasokan bahan pokok.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi III DPRD Privinsi Maluku Anos Jeremias di ruang kerja Kantor DPRD Maluku Karang Panjang Ambon, Kamis (2/7/2020).

Oleh sebab itu, DPRD Provinsi Maluku dan pemerintah setempat telah mengusahakan agar Pulau-pulau di seluruh Maluku Barat Daya (MBD) akan disingahi dua kapal milik perusahaan swasta, yakni KM Mitra Papua dan KM Liberti.

“Dalam waktu dekat sesuai janji yang disampaikan dari Dinas Perhubungan Kabupaten MBD kepada Komisi III DPRD Maluku bahwa kedua kapal tersebut, akan datang mengangkut logistik”, jelasnya.

Link Banner

“Mudah-mudahan semua ini terwujud, karena faktanya sampai hari ini, beberapa pulau seperti Masela dan Saumlaki ini, ada beberapa orang pengusaha meinta supaya ada perhatian dari Dewan Promal dalam rangka diristribusi kebutuhan bahan pokok. Juga ada kebijakan untuk kapal-kapal yang akan mengangkut logistik”, tambahnya.

Baca Juga  5 Langkah Awal Membuat Film Pendek Menggunakan Smartphone, Bisa Jadi Kegiatan Baru Kamu Selama #DiRumahAja

Jeremias menjelaskan, selain kekurangan bahan pokok, kedua Kabupaten itu juga kekurangan persediaan obat-obatan.

“Untuk daerah Saumlaki sendiri sudah kekurangan. Mereka minta kalau boleh ada kapal-kapal yang bisa mengangkut kebutuhan logistik untuk kesempatan pertama di kawasan Kabupaten Saumlaki persedian obatan sudah habis dan sampai hari ini tidak ada pasokan lagi”, bebernya.

Komisi III DPRD Maluku menurut Jeremias, sudah berkoordinasi dengan mitra-mitra untuk sedapatnya kapal itu bisa diberangkatkan.

“Dan Kapal-kapal itu diberangkatkan bukan untuk mengangkut penumpang, melainkan bahan pokok serta obat-obatan. Kita upayakan dalam waktu dekat kapal-kapal itu dapat diberaangkatkan walaupun ada kendala”, harapnya.

Jeremias menambahkan, salah satu kendala adalah” sesuai edaran AKP, Kantor Kesehatan Pelabuhan, seluruh Anak Buah Kapal harus memenuhi Protokoler Kesehatan Covid-19.

Baca Juga  Isteri Gubernur Maluku Utara Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

“Mereka wajib melakukan Rapid Test, sementara anggaran untuk itu cukup mahal, jadi harus dicari solusinya”, ungkap Jeremias.

“Tadi Komisi III telah berkoordinasi dengan Ketua Gustu Covid-19 Provinsi Maluku Kasrul Selang, agar kita tempuh langkah-langkah segera, supaya seluruh ABK bisa segera menjalani Rapid Test agar mereka bisa melayani masyarakat kita di Maluku”, pungkas Jeremias. (liehu)