KNPB Minta Penjemputan Eks Tapol Papua Tak Kibarkan Bintang Kejora

oleh -59 views
Link Banner

Porostimur.com | Abepura: Ketua Diplomasi Umum Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Ogram Wanimbo meminta agar publik Papua tidak menggelar aksi berlebihan terkait penyambutan empat orang bekas tahanan politik (Tapol) di Bandara Internasional Dort Theys H Eluay Sentani. Menurutnya, semua kegiatan harus dipusatkan di satu tempat dan minta semua rakyat Papua harus tenang.

“Tidak boleh ada aksi lain-lain, dan juga mengibarkan bendera bintang Kejora,” ujar Ogram Wanimbo, dikutip dari jubi.co.id, Sabtu (22/8/2020).

Pernyataan Wanimbo itu sengaja disampaikan untuk menghindari kerumunan publik dan menimbulkan kemacetan di jalan raya.

“Mereka juga bagian dari kami dan kami juga bagian dari mereka untuk itu tetap jaga keamanan dan nanti keamanan TNI-Polri juga kita sama-sama menjaga kami agar tidak terjadi kemacetan,” kata Wanimbo.

Sedangkan salah satu bekas Tapol, Buchtar Tabuni mengatakan, tidak ada kegiatan apa pun usai penyambutan ke empat eks Tapol itu. Namun, ia menuturkan jika rakyat Papua hendak membuat acara dipersilakan.

Baca Juga  Satgas Yonarmed 9 Kostrad Melaksanakan Karya Bakti di Pasar Desa Dofa

“Semua bubar masing-masing dan tidak ada kegiatan apa-apa, karena saya sudah kenakan pakaian untuk langsung melayat ke rumah duka di Depapre. Ini kesempatan terakhir kami bisa pergi melihat tubuhnya,” jelasnya.

Tabuni berharap sebagai anak-anak Papua harus menunjukkan diri sebagai sebagai orang berbudaya. “Kita ini orang yang tahu adat, jangan seolah-olah tidak tahu dan kita harus tunjukkan kalau kami akan merdeka,” tegasnya.

Penjemputan empat bekas tahanan politik, terdiri Buchtar Tabuni, Steven Itlay, Agus Kossay, dan Frengki Hilapok yang kembali dari Balikpapan Kalimantan timur, di Bandara Internasional Dort Theys H. Eluay Sentani.

Buchtar Tabuni Cs disambut rakyat Papua di ruang kedatangan pada waktu 11.38 waktu Papua, dan selanjutnya dilakukan dengan doa bersama di Bandara. (red/ljc/jubi)