Komandan Brigade Senapan Motor 37 Rusia Dibunuh oleh Anak Buahnya, Moral Tentara Kremlin Hancur

oleh -64 views
Link Banner

Porostimur.com, Lviv – Komandan Brigade Senapan Motor 37 Rusia, Kolonel Yury Medvedev yang semula dirawat di rumah sakit Belarus, dilaporkan telah meninggal.

Informasi yang agak aneh mengiringi kematian Kolonel Yury Medvedev, yang sebelumnya ditabrak tank Rusia.

Rumor yang beredar, anak buahnya kesal karena banyak rekannya yang tewas, sehingga dengan sengaja menabrakan tank baja ke tubuh Medvedev.

Kematian Medvedev menambah daftar panjang komandan senior Rusia yang tewas di pertempuran Ukraina.

Jurnalis Sky News, Deborah Haynes yang memiliki sumber pejabat barat melaporkan, unit yang dipimpin Medvedev banyak yang tewas akibat serangan Ukraina.

Hal itu membuat anak buahnya kesal dan kecewa sehingga mengambil tindakkan di luar dugaan.

Sumber Sky News mengatakan: “Komandan brigade dari salah satu unit dibunuh oleh pasukannya sendiri dan kami percaya, sebagai konsekuensi dari skala kerugian yang telah diambil oleh brigadenya.”

“Itu hanya memberikan wawasan tentang beberapa tantangan moral yang dihadapi pasukan Rusia,” ujarnya.

Baca Juga  Jalan Sehat, Awali Pra Muswil III KAHMI Malut

“Kami yakin dia dibunuh oleh pasukannya sendiri dengan sengaja. Memang kami yakin dia dilindas oleh pasukannya sendiri dan saya yakin dia adalah komandan Brigade Senapan Motor 37,” ungkapnya.

Rekaman muncul dari insiden pada Rabu (23 Maret) dengan kolonel dilarikan ke rumah sakit setelah menderita luka parah di kakinya.

Pejabat Barat mengkonfirmasi bahwa dia sekarang telah meninggal karena luka-lukanya setelah pemberontakan.

Mereka juga mengatakan seorang jenderal ketujuh telah tewas dalam konflik karena situasi Rusia terus memburuk.

Ribuan tentara Rusia telah tewas sejak dimulainya konflik pada 24 Februari, namun Vladimir Putin bungkam untuk mengumumkan kematian Rusia, lapor Daily Star.

Tabloid Rusia Kosmoslyaka Pravda baru-baru ini membocorkan bahwa menurut angka resmi Kementerian Pertahanan Rusia, 9.861 tentara telah tewas.

Baca Juga  Kunjungi Ambon City Center, Sandiaga Berbagi Tips Sukses UMKM

Angka itu menunjukkan perbedaan yang signifikan dari angka kerugian ratusan yang dilaporkan oleh Kremlin.

(red/pikiran rakyat)