Kondisi geografis Maluku wajib jadi atensi saat perencanaan di Kemenag

oleh -13 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Sebuah kegiatan atau program kerja yang ingin dijalankan oleh Kementerian Agama (Kemenag) di Maluku, wajib memperhitungkan kondisi geografis bumi seribu pulau.

Pasalnya, Maluku sendiri terdiri dari 1.304 buah pulau yang meliputi 33 kelurahan dan 1.108 buah desa, 118 kecamatan, serta dinaungi 11 kabupaten/kota.

Hal ini ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua, di sela-sela Rapat Kerja Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Maluku tahun 2018, dan Silaturahmi Pimpinan Lembaga Keagamaan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda, di Kota Ambon, Senin (5/3).

”Tentu dalam perencanaan anggaran, Maluku tidak mungkin kita sama dengan daerah-daerah di Pulau Jawa yang merupakan daerah kontinental,” ujarnya.

Link Banner

Maluku sendiri, akunya, butuh akses transportasi yang baik, mengingat jumlah pulau yang banyak.

Baca Juga  Sosialisasi Pencegahan COVID-19, Gustu Kota Ambon Susuri Pasar

Sehingga pola yang dilakukan untuk pimpinan umat beragama di daerah-daerah kontinental seperti Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi, tidak bisa diterapkan di Maluku, khususnya kondisi geografis menantang.

”Atas dasar itu Bapak Menteri, selaku pemerintah daerah, saya titipkan masalah transportasi ini, kebetulan ada Kepala Biro Perencanaan dari Kementerian Agama yang juga hadir di sini. Saya titip ini,” tegasnya.

Khusus untuk Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Agama Provinsi Maluku, terangnya, masalah pemberkasan haji sudah bisa dilakukan di Maluku.

”Bukan hanya faktor kondisi daerah ini, tetapi juga jatah kuota haji di Maluku, juga harus bertambah. Karena kalau tidak bertambah bagaimana dengan orang-orang yang minta jatah haji selama ini. Ini adalah harapan kita, mudah-mudahan menjadi perhatian,” pungkasnya. (keket)