Kontraktor SMPN 71 Halsel Desa Loleo Diduga Sunat Uang Proyek Puluhan Juta Rupiah

oleh -220 views

Porostimur.com, Labuha – Proyek 2 unit Ruang Kelas Baru (RKB) SMP Negeri 71 yang berada di Desa Loleo, Kecamatan Obi Selatan belum bisa dipakai karena ditahan oleh masyarakat dan pekerja bangunan, lantaran masih terkendala pembayaran upah beberapa pekerja dan tukang bangunan.

Berdasarkan keterangan yang diterima porostimur.com, Selasa (24/1/2023) Ardila Rusli salah satu pengawas proyek tersebut menyatakan bahwa sekolah tersebut ditahan sejumlah masyarakat. Pasalnya, kontraktor belum membayar upah tukang, material, gaji pengawas dan upah cetak batako, upah timbunan sekolah, dan upah buruh, serta upah sewa rumah penampung bahan-bahan material bangunan sekolah.

“Masyarakat dan pekerja geram dengan sikap kontraktor bernama Kudri yang lalai dan tak bayar upah pekerja. Padahal proyek tersebut berjalan dari November 2021 dan selesai April 2022, namun sampai Januari 2023, upah pekerja belum terbayar. Parahnya kontraktor kini telah menghilangkan atau tidak perduli dengan tunggakan tersebut,” tandasnya

Baca Juga  Ultimatum KPK: Jika Mangkir Lagi, Muhaimin Syarif Bakal Tangkap

Diketahui upah yang belum terbayar berkisar Rp.70 jutaan. Di mana, upah tukang bangunan Rp 40 juta, upah tukang bangunan kedua Rp. 12 juta, upah cetak batako Rp.3,700.000, upah timbunan Rp 8 juta, upah buruh Rp. 7 juta, upah material Rp.1.700 ribu. Sewa rumah penampung bahan proyek Rp.1 juta dan gaji pengawas Rp.8 juta. Jadi tunggakan tersebut mencapai Rp. 70 jutaan lebih.

No More Posts Available.

No more pages to load.