Korban Kebakaran Sesalkan Kinerja Pemadam Kebakaran.

oleh -13 views
Link Banner

Porostimur.com | Labuha: Kebakaran kembali terjadi di Desa Amasing Goro Kecamatan Bacan, Halmahera Selatan. Kejadian Naas itu terjadi pada Rabu (16/9/2020) sekira pukul 04: WIT dini hari tadi, yang manghanguskan dua rumah warga setempat.

Kedua rumah yang berhimpitan alias berseblahan itu milik Sania Arifin (45) dan Aji Arifin (48) dan isihnya diantara 4 kendaraan (roda dua) dan ijazah serta berkas penting bahkan barang berharga dilalap habis si jago merah. Atas kejadian itu kerugian yang dialami Sania Arifin dan Aji Arifin diperkirakan mencapai ratusan juta.

“Torang tra bisa kase salamat barang-barang dalam rumah. Torang lari dengan pakaian badan kasihan untuk kase salamat torang pe nyawa,” akunya.

Baca Juga  Peduli lingkungan, Kodim 1506/Namlea gelar penghijauan

Nenek dua cucu itu mengaku saat kejadian dirinya bersama dua cucunya yang masih belita dan anak-anak serta suaminya sementara tidur mulas.

Link Banner

“Torang 7 orang tidor dalam rumah, kalau rumah seblah punya kaka dorang dua orang deng anaknya karena kaka pe laki so meninggal,” jelas cerita Sania saat ditemui media ini.

Sania menceritakan kejadian terjadi sekira pukul 4.00 WIT subuh tadi, api bermula dari pangkalan minyak milik Sania tepat di depan rumahnya, namun sampai saat ini belum diketahui penyebabnya seperti apa hingga terbakar.

Mirisnya kedua korban kebakaran menyesalkan kinerja penanganan pemadaman kebakaran karena Halsel sebab saat kejadian naas itu satu unit mobil datang dengan beberapa rekan mereka namun kinerja penanganan pemadaman kebakaran yang dibawa naungan Satuan Pamong Praja Halsel tidak efektif alias tidak berguna.

“Pemadam lebih baik jangan gaji dorang karena trada guna,” aku Sania.

Baca Juga  Agar Jadi Prajurit TNI, Jefry Nekat Berlari dari Tobelo ke Jakarta untuk Bertemu Jokowi

Lebih jauh pihaknya mengaku saat kejadian ada satu unit mobil pemadan kebakaran yang datang tetapi air pemadam juga tidak ada jadi ia meminta Bupati Halsel Bahrain Kasuba agar pecat anggota atau bawahan yang di bidang pemadam kebakaran.

“Kalau dorang kerja bagitu jangan gaji dorang karena trada guna,” sesal Sania. Sembari menyebut apabila pemadam berguna maka kebakaran itu tidak separah ini dan pasti hanya satu rumah saja karena mobil pemadam kebakaran datang baru terbakat satu unit rumah dan itu bisa dipadamkan.

Selain sesal Sania, warga setempat juga meneriaki dan menyesalkan kinerja pemadam kebakaran yang dibawa kendali Satuan Pamong Praja Halsel.

“Bagaimana bisa padam kalau Mobil pemadam air tidak ada bahkan mobilnya sampe disini rusak dan harus didorong,” teriak warga setempat.

Baca Juga  Ramalan Cuaca Ambon Hari Ini, Senin 20 Juli 2020

Informasi yang dihimpun media ini hingga berita ini dipublis korban kebakaran Ibu Sania Arifin dan Aji Arifin belum ada bantuan dari Pemerintah Daerah Halsel yang dipimpin Bahrain Kasuba. (red/adhy)