Kota Ambon Berlakukan PSBB Transisi Tahap II, Berlaku Hingga 16 Agustus

oleh -189 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi di wilayah Kota Ambon diperpanjang sampai 16 Agustus 2020.

Hal ini disampaikan Juru bicara Gustu Covid-19 Kota Ambon, Joy Adrianz, Ahad (2/8/2020) di Ambon.

Adrianz mengimbau warga Kota Ambon untuk mematuhi semua ketentuan dan peraturan PSBB Transition Tahap II, dan konsisten menerapkan protokol kesehatan. Mulai dari pakai masker, jaga jarak, sampai terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Joy Adrianz menjelaskan, secara um um ketentuan yang berlaku masih sama seperti pada PSBB transisi tahap I. Namun pada PSBB tahap ke II yang akan berlangsung hingga 16 Agustus mendatang, sudah ada sejumlah aturan yang dilonggarkan, seperti salon kecantikan, pusat kebugaran dan barbershop yang pada masa PSBB transisi I ditutup, pada PSBB transisi lanjutan ini dibuka.

Link Banner

“PSBB transisi dilanjutkan lagi, mulai Senin 3 Agustus hingga 2 pekan mendatang. Sama saja seperti PSBB transisi pertama tapi pada PSBB transisi II ini ada kelonggaran, salon-salon, klinik kecantikan, barbershop (pemangkas rambut) griya pijak (tempat pijat) sudah dibuka meski jam operasionalnya hingga pukul 18.00 WIT,” kata Juru bicara Covid-19 Kota Ambon Joy Adriaansz, Minggu (2/8/2020).

Baca Juga  Absen saat pembukaan Pesparani Jokowi pidato secara digital

Joy mengatakan, dalam PSBB tahap II ini setiap orang mau keluar dari Kota Ambon dibatasi kecuali hal penting saja dan mendesak baru ijinkan untuk keluar. “Setiap orang wajib mengurus surat keterangan keluar atau masuk Kota Ambon sesuai aturan yang berlaku,” kata Joy.

Sedangkan, untuk kegiatan olahraga beregu seperti bola kaki dan futsal, bola volly dan basket masih ditutup selama masa pemberlakuan PSBB transisi tahap II.”Untuk rumah ibadah dapat menyelenggarakan kegiatan keagamaan di wilayah yang aman dari penyebaran Covid-19, dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan,” katanya.

Masyarakat yang tidak mematuhi aturan dalam masa PSBB transisi ini adalah sanksi admistrasi dan saksi denda.”Sanksi admistrasi itu bisa sampai pencabutan ijin usaha dan denda sebanyak 100 ribu hingga 30 juta rupiah,” kata Joy.

Baca Juga  Swab Massal, 51 ASN Pemkot Ambon Positif Terpapar Covid-19

Untuk pelaksananaan PSBB transisi lanjutan, Walikota Ambon Richard Louhenapessy, Minggu (2/8/2020) siang melakukan pemantauan di pos-pos pemeriksaan orang pada pintu masuk wilayah Kota Ambon. Seperti di Negeri Laha, pos pemeriksaan orang Hunuth, dan pos pemeriksaan orang di Passo Larier Ambon. (keket)